Info Utama

04 Agustus 2017, Humas DIY

Ada Kecelakaan? Langsung hubungi Jasa Raharja dan Kepolisian

SLEMAN – Siapa pun tentu tidak ingin mengalami kecelakaan, baik di lalu lintas jalan raya maupun ketika naik angkutan umum. Namun demikian, bila Anda mengalami musibah atau melihat ada insiden kecelakaan lalu lintas maka segera memberikan informasi kepada PT Jasa Raharja ( Persero ) dan kantor kepolisian terdekat. Sebab, dengan adanya informasi tersebut kepolisian dan Jasa Raharja dapat segera menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Sehingga korban mendapatkan penanganan dari tim medis rumah sakit terdekat.

 

“Apabila melihat atau mengalami kecelakaan, tolong jangan takut untuk melapor atau menginformasikan ke kantor PT Jasa Raharja atau kantor polisi terdekat, bisa juga lapor ke pos polisi lalu lintas terdekat,” kata Humas PT Jasa Raharja DIJ, Wahyu Agung  saat memberikan sosialisasi di SMAN 1 Ngaglik, Sleman, Kamis (3/8). Menurut Wahyu, setiap ada informasi peristiwa kecelakaan lalu lintas Jasa Raharja langsung berkomunikasi dengan pihak rumah sakit tempat korban dirawat. Tujuannya adalah memberikan jaminan guarantee letter biaya perawatan kepada pihak rumah sakit.


Selain itu, petugas PT Jasa Raharja juga akan berkoordinasi dengan kepolisian yang menangani kecelakaan. Tujuannya adalah untuk meminta catatan laporan polisi (LP). Sebab, tanpa ada Laporan Polisi pihak dari Jasa Raharja tidak bisa memberikan dana santunan kecelakaan.  “Kami sudah MoU dengan rumah sakit milik pemerintah daerah di DIJ dan rumah sakit swasta serta Ditlantas Polda DIJ dalam penanganan korban kecelakaan. Ini semua kami lakukan untuk kecepatan dan ketepatan penanganan korban kecelakaan serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” terang Wahyu.

 

Kanit Satpras Dikyasa Ditlantas Polda DIJ AKP Slamet Subiyantoro mengimbau kepada siswa-siswi SMAN 1 Ngaglik agar selalu menggunakan zebra cross ketika akan menyebrang di jalan raya. Tujuannya adalah untuk keamanan dan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain. “Saya tunggu implementasinya. Mudah-mudahan anak-anak SMAN 1 Ngaglik tertib semua ketika berada di jalan raya,” kata Slamet.


Slamet juga meminta kepada para siswa agar selalu mengenakan helm ketika berkendaraan dengan sepeda motor. Fungsi helm adalah untuk melindungi kepala dari benturan benda keras apabila suatu ketika mengalami kecelakaan di jalan raya. Sedangkan bagi pelajar yang sudah memunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) jangan lupa selalu membawanya ketika berkendara di jalan raya.


“Jangan lupa juga bawa surat tanda nomor kendaraan bermotor, STNK), jangan ngebut dan patuhi rambu lalu lintas yang terpasang di jalan raya,” ingat Slamet.


Kepala SMAN 1 Ngaglik, Drs Subagyo mengatakan, sosialisasi UU Lalu Lintas dan tata cara pengurusan santunan kecelakaan PT Jasa Raharja ini merupakan kegiatan yang sangat baik bagi anak didiknya. Sebab, informasi yang didapatkan dari kepolisian dan PT Jasa Raharja dapat diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan teman-temannya.
“Para siswa menjadi tahu, bagaimana berkendara yang benar? Apa yang harus dilakukan ketika mengalami musibah kecelakaan atau melihat adanya kecelakaan di jalan raya?,” kata Subagyo.


Ia berharap, para siswa dapat mengimplementasikan informasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, bagi yang belum memunyai SIM tidak mengemudikan sepeda motor sendiri dan selalu memakai helm ketika berkendara dengan sepeda motor. ( Humas JR DIY / Wahyu )