Info Utama

15 Maret 2017, Humas DIY

Humas Jasa Raharja Yogya Dengan Satlantas Polres Bantul Sambangi SMAN 1 Bantul

Tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Bantul tak luput dari perhatian PT Jasa Raharja ( Persero ). Sebagai bentuk keprihatinan, perusahaan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) ini menyambangi SMAN 1 Pajangan Bantul, Selasa (14/3).

 

Dalam kesempatan itu, PT Jasa Raharja menyampaikan tata cara pengurusan santunan kecelakaan. Sedangkan Satlantas Polres Bantul memberikan sosialisasi tentang UU Lalu Lintas dan tips bagaimana berkendara yang aman dan benar di jalan raya.

 

Humas PT Jasa Raharja DIJ, Wahyu Agung mengatakan setiap korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum berhak mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja kecuali laka tunggal. Ini sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 dan UU Nomor 34 Tahun 964.

 

“Pejalan kaki dan pengayuh sepeda onthel yang mengalami kecelakaan karena tertabrak oleh sepeda motor, mobil, truk atau kereta api. Maka, korban tersebut berhak mendapatkan santunan dari PT Jasa Raharja,” kata Wahyu dihadapan siswa SMAN 1 Pajangan, Bantul.

 

Kini pengurusan santunan kecelakaan PT Jasa Raharja lebih mudah dan cepat. Sebab, PT Jasa Raharja DIJ telah membuka pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang berpusat di RSUP Sardjito. Di Posyandu ini ada petugas PT Jasa Raharja, Dilantas Polda DIJ, petugas rumah sakit, dan BPJS Kesehatan.

 

Sehingga, setiap korban kecelakaan lalu lintas yang dibawa ke RSUP Sardjito dipastikan akan langsung mendapatkan pelayanan. Selain itu, PT Jasa Raharja juga telah bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit yang ada di DIJ seperti RS PKU Muhammadiyah, RS Bethesda, RS Panti Rapih, RSUD Jogja, RSUD Panembahan Senopati, dan lain sebagainya.

 

“Partisipasi masyarakat sangat membantu kecepatan dan ketepatan PT Jasa Raharja dalam merespon peristiwa kecelakaan lalu lintas. Karena itu, bila mengalami atau melihat ada peristiwa kecelakaan mohon segera melapor ke pos polisi terdekat dan PT Jasa Raharja,” jelas Wahyu ( Humas JR DIY / Wahyu )