Info Utama

05 Januari 2017, Humas SumBar

Kurang dari Satu Hari, Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Pesisir Selatan

Rabu (04/01) kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini di Jalan Raya Api-Api Ken. Pasar Baru Kec. Bayang Keb Pesisir Selatan pada pukul 20.30 WIB. Sebuah mobil bus Erlindo  BA 7955 GU yang dikemudikan oleh Deko Kurniawan (27 th) bertabrakan dengan sepeda motor Vario BM 6302 VN yang dikendarai oleh Exel Febrian (18 th). Kejadian berawal ketika sepeda motor Honda Vario datang dari arah Painan menuju ke arah Tarusan, sesampai di tempat kejadian hendak mendahului satu satu unit mobil yang sedang berhenti kemudian bertabrakan dengan mobil bus Erlindo yang datang dari arah Tarusan ke Painan. Kecelakaan tersebut menyebabkan ketiga pengendara sepeda motor Exel Febrian (18 th), Hendri Susnita (35 th), dan Rido Saputra (17 th) mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.

 

Mengetahui informasi tersebut Jasa Raharja melalui petugas Samsat Painan, Zakky Putra Pratama melakukan survey ke kediaman keluarga korban. Ahli waris dari korban Exel dan Hendri Susnita adalah Nur Alamsyah yang merupakan ayah dan suami korban. Masing-masing korban tersebut mendapatkan santunan meninggal dunia sebesar Rp 25 juta. Santunan diserahkan kepada ahli waris korban di Kp. Kasai Sei Sarik Lumpo IV Jurai Pessel pada Kamis (05/01) pukul 16.00 WIB. Sedangkan untuk korban Rido Saputra santunan diberikan kepada ahli waris korban di Muara Bungo.

 

Kecepatan dan ketepatan pelayanan santunan tersebut tidak lepas dari dukungan dari mitra kerja Satlantas Polres Pesisir Selatan dalam hal memastikan kejadian kecelakaan terjamin Program Perlindungan Asuransi Jasa Raharja serta Pemerintah Daerah setempat dalam memberikan informasi dalam kelengkapan persyaratan yang diperlukan. Kecelakaan dapat menimpa siapa saja dan dimana saja. Jasa Raharja hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dalam berlalu lintas.  Kepala Cabang Jasa Raharja, Ifriyantono mengucapkan turut berduka cita dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (Humas JR Sumbar / Mertha)