Prosedur Pengajuan

Prosedur Pengajuan Santunan Jasa Raharja:

 
Lengkapi formulir yang telah disediakan dan lengkapi data diri anda
 
Pastikan dokumen dan bukti-bukti untuk klaim sah dan lengkap
 
Dokumen akan diteliti dan proses pengajuan santunan akan dimulai.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.15&16/PMK.010/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara:

JENIS SANTUNAN JENIS ALAT ANGKUTAN
DARAT, LAUT (RP.) UDARA (RP.)
Meninggal Dunia Rp 50.000.000,- Rp 50.000.000,-
Cacat Tetap (Maksimal) Rp 50.000.000,- Rp 50.000.000,-
Perawatan (Maksimal) Rp 20.000.000,- Rp 25.000.000,-
Penggantian Biaya Penguburan
(Tidak mempunyai ahli waris)
Rp 4.000.000,- Rp 4.000.000,-
Manfaat Tambahan
Penggantian Biaya P3K
Rp 1.000.000,- Rp 1.000.000,-
Manfaat Tambahan
Penggantian Biaya Ambulance
Rp 500.000,- Rp 500.000,-

Ahli Waris & Kadaluarsa Santunan 

AHLI WARIS KADALUARSA
Santunan diberikan kepada ahli waris dengan prioritas skala sebagai berikut:
  1. Janda / Duda yang sah
  2. Anak - Anaknya yang sah
  3. Orang Tuanya yang sah
  4. Apalbila tidak ada ahli waris, maka diberikan penggantianbiaya penguburan kepada yang menyelenggarakan.
Hak Santunan menjadi gugur / kadaluarsa jika:
  1. Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan.
  2. Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hal dimaksud disetujui oleh Jasa Raharja