Info Utama

16 Juni 2015, Humas Bali

Gali Potensi, JR Bali “Door To Door” Temui Pemiliki Sampan

Dalam rangka menjalankan semangat dan Moto Perusahaan “Utama dalam Perlindungan Prima dalam Pelayanan” serta memastikan  semua Kapal  Penumpang  Laut/penyeberangan,  Iuran  Wajib  Kapal  Laut  (IWKL)  tercover  sekaligus  untuk menggalang potensi maka Kasubag Iuran Wajib (IW)  Sondang Hutapea, melakukan kunjungan Door To Door / CRM kewilayah Nusa Penida Klungkung salah satu pulau yang ada ditengah laut. Didampingi PA Samsat Pembantu Nusa Penida, I Nyoman Jayantika, keduanya  menyusuri wilayah pinggir pantai untuk menggali  potensi IWKL bagi Kapal Penumpang yang belum melakukan Kerjasama penutupan Asuransi sesuai ketentuan UU. No 33 Tahun 1964.

Kasubag  IW  bersama  PA  Samsat  Pembantu  Nusa  Penida  mengawali perjalanan dengan mengunjungi  Pemilik Sampan Mutiara Mualim, Sampan Cahaya Ali Sitinah dan Pemilik Sampan Putra Wisata H. Safrudin dan bertatap  muka  langsung. Langkah tersebut juga dijadikan sebagai langkah pembinaan  seperti  saat bertemu langsung dengan  Ketua Kelompok  Koperasi Nusa, Bahari H.  Sahidin dan Mohamad Amin selaku sekretaris.

Ketua Koperasi Nusa Bahari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi,  kerjasama yang sudah berjalan selama ini dengan baik akan lebih ditingkatkan demi kenyaman dan keselamatan masyarakat yang menggunakan moda transportasi. Disampaikan H. Sahidin, anggota kelompok Koperasi Nusa Bahari anggotannya ada sepuluh lebih dan semuanya sudah kerjasama (MoU) dengan Jasa  Raharja. “Bagi anggota Koperasi Nusa Bahari ini sudah menjadi kewajiban operator/pemilik sampan untuk mentaati peraturan sebagai mana yang tertuang dalam UU. No. 33 Tahun 1964, maka dari itu  setiap  ada  sampan baru  yang akan  bergabung  wajib  mengikuti asuransi Jasa Raharja, ”sebutnya.

Atas kerjasama itupula, mewakili Kepala Cabang Jasa Raharja Bali, Kasubag Iuran Wajib, Sondang Hutapea menyampaikan  terima  kasih  atas  kerjasama  yang  sudah  terjalin  dengan  baik. Semoga kerjasama tersebut kedepan lebih ditingkatkan,  karena premi Iuran wajib dipungut dari  penumpang yang diangkut dan disetorkan ke Jasa Raharja setiap bulan. “Dengan  demikian  masyarakat  aman  dan  nyaman  saat  bepergian menggunakan angkutan laut, ”ungkapnya.

Semoga  dengan  kunjungan/pembinaan Ke Pemilik  Sampan di  Wilayah  Nusa Penida pemilik/operator angkutan laut  semakin  disiplin untuk menyetorkan kewajibannya ke Jasa Raharja setiap bulan sehingga masyarakat yang menggunakan moda tarnsportasi laut aman dan nyaman karena telah dilindungi oleh Jasa Raharja. *(Humas JR Bali/Suwana)*.