Info Utama

26 Januari 2021, Humas DIY

Klaim Pembayaran Santunan Jasa Raharja Untuk Korban Laka Lantas Turun

PT Jasa Raharja Cabang D I. Yogyakarta meliputi Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Tingkat 1 Bantul telah melakukan analisa dan evaluasi kinerja terkait bidang pelayanan. Berdasarkan data dari hasil analisa, menunjukkan bahwa selama periode Januari hingga Desember 2020 jumlah pembayaran santunan menurun dibandingkan periode tahun sebelumnya di 2019.

 

Data menunjukkan bahwa biaya klaim periode Covid-19 (2 Maret – 31 Desember 2020) tercatat mengalami penurunan dari 39,445 miliar menjadi 24,363 miliar. Hal ini tentu berbanding lurus dengan berkurangnya angka korban kecelakaan lalu lintas. “Pembayaran klaim untuk santunan korban kecelakaan baik bagi korban luka-luka hingga meninggal dunia mengalami penurunan. Ini kalau kami bandingkan antara pembayaran klaim 2019 dan 2020," ungkap Kepala Kantor Pelayanan Raharja Tingkat 1 Bantul Arnold Dwi Novrianto, Selasa.

 

KPJR Bantul juga melakukan layanan jemput bola. Layanan yang dimaksud tersebut merupakan pemberian santunan yang diberikan secara langsung di tempat tinggal korban laka lantas maupun ahli waris. Masa pandemi seperti sekarang ini tidak memengaruhi layanan jemput bola, karena sebagai Insan Jasa Raharja yang berdedikasi tinggi untuk melayani masyarakat senantiasa siap sedia membantu masyarakat di manapun berada. Petugas yang mendatangi tempat tinggal korban tentunya menjalankan protokol kesehatan 3M sebagai upaya pencegahan dan proteksi diri dari penularan penyebaran Covid – 19.

 

Tidak hanya sekedar menyerahkan santunan, para petugas yang mendatangi kediaman korban laka lantas maupun ahli waris juga melakukan sosialisasi kebijakan bebas denda PKB, BBN-KB. Berlaku hingga 30 Juni 2021, kebijakan ini telah ditetapkan dalam Pergub 101 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Pergub DIY nomor 26 tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2020 Kebijakan tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu tertib dan taat dalam membayar pajak. Arnlod berharap dengan adanya kebijakan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat ditengah situasi pandemi seperti sekarang ini.

 

Dalam kesempatan ini, Arnold tak lupa menyampaikan bahwa terbukti layanan yang diberikan secara optimal kepada masyarakat akan mendapatkan feedback yang positif. Dibuktikan dengan predikat “luar biasa” dalam penilaian kinerja yang diperoleh wilayah D.I.Yogyakarta. Dan kenaikan peringkat juga terjadi pada tahun 2020 menempati urutan nomor 2 se-Nasional setelah setahun sebelumnya berada pada peringkat 6.