Info Utama

08 Januari 2021, Humas DIY

Penyerahan Bantuan Sembako dan Sosialisasi Bebas Denda Tim Jasa Raharja Kulon Progo Kepada Kru Angkutan Umum

Jumat (8/1/21) di Kabupaten Kulon Progo D.I.Yogyakarta, tim Jasa Raharja yang dikoordinatori oleh Penanggung Jawab Samsat Kulon Progo Hendratno Bagus Sutanto menyerahkan bantuan sebanyak puluhan paket sembako untuk awak kru angkutan penumpang yang terdampak situasi pandemi Covid – 19. Penyerahan sembako sebagai rangkaian kegiatan HUT Jasa Raharja ke 60.

 

"Kondisi masyarakat saat ini masih belum 100% pulih terutama destinasi wisata, mobilitas masyarakat juga belum setinggi sebelum masa pandemi Covid-19," ujar Hendratno di sela – sela penyerahan bantuan. Tidak bisa dipungkiri bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung Kabupaten Kulon Progo. Hal tersebut dikarenakan dengan adanya destinasi wisata, masyarakat sekitar tempat wisata maupun angkutan transportasi dapat bekerja dengan maksimal dan perputaran ekonomi menjadi berjalan. Berdasarkan data BPS Kulon Progo, menyebutkan bahwa situasi pandemi sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. Hasil survey menunjukkan 7 dari 10 orang masyarakat yang berpendapatan rendah (kurang dari 1,8 Juta per bulan) mengalami penurunan pendapatan. "Masyarakat yang tadinya berada sedikit di atas garis kemiskinan atau hampir miskin akhirnya jatuh miskin" terang Kepala BPS Kulon Progo. Pada 2019 angka kemiskinan di Kulon Progo sebesar 17.39% sedang 2020 ini naik menjadi 18.01%.

 

Tentunya mobilitas masyarakat yang minim juga memengaruhi pendapatan dari angkutan umum yang berada di Kulo Progo. Maka, Jasa Raharja Cabang D.I.Yogyakarta melalui Samsat Kulon Progo sangat mempedulikan nasib dari kru angkutan umum. Penerima bantuan diantaranya kru angkutan Junior Trans, Raharja, dan Abadi Jastran. Hendratno berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban para kru angkutan umum. Dalam pemberian bantuan paket sembako tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebagai Penanggung Jawab Samsat Kulon Progo, ia juga mensosialisasikan program bebas sanksi administratif pajak kendaraan bermotor dan sanksi administratif bea balik nama kendaraan bermotor tahun 2021. Kebijakan tersebut berlaku mulai bulan Januari sampai Juni tahun 2021. Jasa Raharja selain menekan angka kecelakaan lalu lintas juga turut menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh dan tertib membayar pajak kendaraan.