Information
A collection of the latest news, press releases, announcements, and information about Jasa Raharja
30 March 2026
Jakarta, 30 Maret 2026 – PT Jasa Raharja menggelar Apel Penutupan Siaga Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026 yang dilaksanakan di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026. Apel dipimpin langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin dan dihadiri jajaran Direksi, para Kepala Unit Kerja Kantor Pusat, dan seluruh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Jasa Raharja atas dedikasi dan kerja keras selama periode siaga. Awaluddin menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Siaga Idulfitri 2026 tidak terlepas dari sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, hingga mitra rumah sakit dan operator transportasi. “Siaga Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Saya mengapresiasi seluruh insan Jasa Raharja yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Awaluddin menekankan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada penanganan pascakecelakaan. Namun juga mencakup upaya preventif yang dilakukan secara konsisten, mulai dari edukasi keselamatan, pelaksanaan rampcheck, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, berbagai upaya tersebut telah memberikan dampak positif terhadap kondisi keselamatan selama periode Lebaran tahun ini. Berdasarkan data Korlantas Polri (13–25 Maret), jumlah kecelakaan tercatat menurun sekitar 5%, sementara korban meninggal dunia turun signifikan hingga 30%. Jasa Raharja mencatat, pada periode 13–29 Maret telah menyerahka santunan sebesar Rp38,06 miliar, serta menerbitkan 6.588 surat jaminan bagi korban luka-luka di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia. “Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Itulah komitmen kita, dan itulah yang kita buktikan. Seluruh santunan korban meninggal dunia, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku,” ujar Awaluddin. Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin juga mengingatkan pentingnya transformasi layanan berbasis digital yang semakin terintegrasi, guna mempercepat proses penjaminan dan penanganan korban kecelakaan. Melalui sistem yang terhubung dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan rumah sakit, Jasa Raharja mampu memastikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan komitmen zero pending claim, di mana seluruh santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan tepat waktu. Selain itu, keberhasilan Program Mudik Gratis BUMN 2026 turut menjadi bagian dari capaian penting, dengan realisasi mencapai 116.688 pemudik, melampaui target yang telah ditetapkan. Dalam aspek pelayanan di lapangan, Jasa Raharja juga mengoperasikan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) yang didukung mobile unit keselamatan serta tim respons cepat di berbagai titik strategis jalur mudik. Apel penutupan ini sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat peran strategisnya, tidak hanya sebagai penyedia santunan. Lebih dari itu juga sebagai mitra aktif dalam mewujudkan sistem transportasi yang berkeselamatan di Indonesia.

29 March 2026
Jakarta, 29 Maret 2026 – Jasa Raharja memastikan kesiapsiagaan layanan melalui kunjungan kerja Direktur SDM & Umum Rubi Handojo ke sejumlah Pos Pelayanan Terpadu di wilayah Jawa Timur dalam rangka menghadapi arus balik Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan optimal, khususnya dalam memberikan perlindungan dasar atas risiko kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026 tersebut, Rubi meninjau langsung beberapa Pos Pelayanan Terpadu, di antaranya di Karanglo Malang, Omah Jawa Magetan, serta Monumen Soerjo Madiun. Pos Pelayanan Terpadu merupakan hasil sinergi antara Kepolisian, kementerian, dan berbagai stakeholder terkait yang berperan penting dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Karakteristik arus mudik dan balik di Jawa Timur menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Data Polda Jawa Timur mencatat bahwa terjadi peningkatan jumlah pemudik ke Jawa Timur lewat semua moda transportasi, baik darat, udara, dan laut pada periode 13-24 Maret 2026. Terjadi peningkatan lalu lintas baik lewat jalur tol maupun arteri, mencapai 18 persen kendaraan yang masuk dan keluar dari Jawa Timur. Kenaikan penumpang transportasi udara mencapai 13 persen, tercatat di Bandara Juanda, Surabaya. Sementara itu, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencatat kenaikan penumpang sebesar 21 persen, sedangkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 21 persen. Menariknya, lalu lintas di Jawa Timur umumnya tidak hanya padat saat arus mudik dan balik, tetapi juga mengalami peningkatan setelah Idulfitri, khususnya di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan. Kondisi ini mendorong disiapkannya skenario pengamanan lanjutan guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat tersebut. Sejalan dengan kondisi tersebut, peninjauan difokuskan pada kesiapan petugas Jasa Raharja, kelengkapan sarana pendukung, serta memastikan proses pelayanan santunan berjalan cepat, tepat, dan sesuai standar operasional. Hal ini menjadi bagian dari komitmen penerapan prinsip Zero Pending Claim, sehingga setiap korban kecelakaan dapat segera memperoleh haknya tanpa ada penundaan akibat birokrasi yang rumit dan berbelit. Rubi menegaskan bahwa kesiapan di lapangan menjadi faktor kunci dalam memberikan pelayanan yang responsif. “Kami memastikan seluruh petugas Jasa Raharja siap siaga dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Pada momen arus balik, kecepatan layanan menjadi sangat krusial agar hak korban dapat segera terpenuhi,” ujarnya. Ia menambahkan, sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong penguatan pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Kehadiran kami bersama stakeholder lainnya di Pos Pelayanan Terpadu merupakan wujud nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan,” tambahnya. Dalam pelaksanaannya, petugas Jasa Raharja mengedepankan nilai melayani sepenuh hati dengan pendekatan yang profesional dan humanis. Selain itu, koordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta fasilitas kesehatan terus diperkuat untuk memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan cepat dan terpadu. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Pos Pelayanan Terpadu di Jawa Timur dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan pelayanan publik dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Idulfitri 2026. Sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan, Jasa Raharja akan terus memperkuat kualitas layanan dan memastikan setiap proses berjalan cepat, tepat, serta memberikan kepastian bagi masyarakat.

28 March 2026
Palembang, 28 Maret 2026 — Jasa Raharja terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idul fitri 2026. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pemantauan kesiapsiagaan guna memastikan kesiapsiagaan operasional pada arus balik di lintas Sumatera, antara lain ke wilayah Banten, Lampung dan Sumatera Selatan, termasuk kondisi arus balik di Dermaga Penyeberangan Ferry Merak dan Bakauheni, oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan, yang dimulai sejak hari Selasa tanggal 24 Maret 2026. Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja berperan memberikan perlindungan melalui perlindungan dasar bagi masyarakat yang korban kecelakaan. Kunjungan ini menjadi langkah untuk memastikan seluruh lini layanan berjalan optimal, khususnya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus balik. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diawali dengan peninjauan kesiapan arus balik Idulfitri 2026 di lintas penyeberangan Merak–Bakauheni, Selasa (24/3), melalui kunjungan ke PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Merak. Harwan Muldidarmawan bersama jajaran meninjau langsung kesiapan pelayanan, mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, serta memastikan kelancaran operasional di titik krusial penyeberangan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyapa pemudik dan menyerap masukan secara langsung sebagai bagian dari penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan selama arus balik. Setelah melakukan penyeberangan menggunakan Ferry, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan korban kecelakaan lalu lintas di RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung sebagai wujud empati dan kepedulian kepada para korban kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya Harwan Muldidarmawan juga menyapa para pemudik yang berada di Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bandar Lampung disertai penyerahan aksi simpatik kepada para pemudik. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelepasan pengawalan arus balik kendaraan roda dua bersama dengan Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung. Pengawalan dilakukan dari Posyanter Begadang V Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Hal ini merupakan wujud komitmen Jasa Raharja dan seluruh stakeholder untuk memastikan keamanan dan kenyamanan arus balik pemudik yang menggunakan roda dua. Peninjauan selanjutnya, Rabu (25/3), Harwan Muldidarmawan beserta Tim menuju Kota Pelambang melalui Jalan Tol Lintas Sumatera menuju Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) Talang Kelapa tepatnya di jalan Sukomoro KM 17 Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yang merupakan jalur lintas Palembang - Jambi yang sering mengalami kepadatan. Pada Posyanter ini terdapat tim yang memberikan layanan kesehatan dari dinas kesehatan, layanan bengkel kendaraan, toilet dan tempat istirahat yang aman, serta menyediakan informasi penting bagi pemudik, armada ambulance dan mobil derek sebagai antisipasi. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan kepada masyarakat. Posyanter ini menjadi salah satu titik krusial di Sumatera Selatan dalam mendukung koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan pengguna jalan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh insan Jasa Raharja di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat. Momentum arus balik ini menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Harwan. Selain melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu, Harwan juga menjenguk korban kecelakaan yang sedang dirawat di RS Moh Hoesin Kota Palembang, Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Dalam kesempatan tersebut, Harwan menegaskan pentingnya implementasi program Zero Pending Claim, yaitu memastikan tidak adanya pengajuan santunan yang tertunda. Program ini merupakan wujud nyata dari prinsip negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan. “Kami terus mendorong agar setiap proses penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa adanya keterlambatan dalam penyerahan santunan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan prima dan empati sepenuh hati,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Banten, Lampung dan Sumatera Selatan semakin siap dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik. Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan dalam kesiapan operasional, tetapi juga dalam kecepatan dan ketepatan penanganan korban kecelakaan.

27 March 2026
Jakarta, 27 Maret 2026 — Jasa Raharja mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan dan fatalitas korban selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat 2026, penurunan tersebut dinilai tidak terlepas dari efektivitas penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one-way dan pengaturan distribusi kendaraan di sejumlah titik strategis. Hal ini disampaikan dalam acara Pembukaan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas One Way Tahap II yang berlangsung di Command Center PJR KORLANTAS POLRI KM 29, Jumat (27/3), dan dibuka langsung oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor antara kepolisian, kementerian, dan BUMN, termasuk Jasa Raharja, dalam mewujudkan komitmen negara hadir dalam memberikan perlindungan dan pelayanan publik yang optimal selama periode Idulfitri 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa telah terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan angka fatalitas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya. “Berdasarkan hasil pengecekan peristiwa kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat, terjadi penurunan fatalitas korban kecelakaan hingga 30,4%. Selain itu, jumlah peristiwa kecelakaan juga mengalami penurunan sebesar 5,3%,” ujar Agus. Penerapan manajemen lalu lintas seperti sistem one way, contra flow, serta pengaturan distribusi kendaraan di jalur tol dan non-tol menjadi strategi utama dalam mengurai kepadatan kendaraan, sehingga perjalanan baik mudik maupun balik menjadi lebih aman dan nyaman. Langkah ini juga didukung oleh kehadiran petugas di lapangan, termasuk petugas Jasa Raharja, yang turut aktif dalam pemantauan dan penanganan kecelakaan lalu lintas. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menambahkan bahwa meskipun terjadi penurunan angka kecelakaan, perhatian tetap perlu diberikan pada dominasi kendaraan roda dua serta kecelakaan di jalan non-tol. “Kami mencermati bahwa peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua yang terjadi di jalur non-tol. Oleh karena itu, pengaturan distribusi lalu lintas dan kendaraan menjadi sangat penting agar arus balik dapat lebih terkendali dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” jelas Awaluddin. Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan Jasa Raharja, perusahaan telah memastikan penyaluran santunan kepada korban kecelakaan berjalan dengan cepat dan tepat. “Hingga saat ini, kami telah menyalurkan santunan kepada korban meninggal dunia maupun ahli waris dengan total nilai mencapai Rp11,9 miliar. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, serta memastikan bahwa hak korban terpenuhi secara optimal,” tambahnya. Sebagai bagian dari BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Dengan semangat melayani sepenuh hati, berbagai langkah strategis dilakukan untuk memastikan kehadiran negara dirasakan dalam setiap layanan, khususnya pada momentum dengan mobilitas tinggi seperti Idulfitri. Keberhasilan menekan angka kecelakaan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara seluruh stakeholder, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keselamatan transportasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam melindungi masyarakat Indonesia.

26 March 2026
Jakarta, 26 Maret 2026 – Jasa Raharja imengikuti kegiatan peninjauan arus balik Idulfitri 2026 yang berlangsung di Jasa Marga Toll Road Command Center KM 29, Bekasi, pada Rabu, 25 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan aspek keselamatan bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi hadir mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Peninjauan dilakukan melalui pusat kendali untuk memonitor kondisi arus kendaraan secara real time serta mengevaluasi penerapan rekayasa lalu lintas. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengendalian arus balik dilakukan berbasis indikator V/C ratio serta pemantauan intensif terhadap volume kendaraan. Ia menjelaskan, “Per tadi malam ada 1.958.838 kendaraan yang masuk, dan tadi pukul 12.00 WIB bertambah sekitar 82.000 sehingga total 2.040.000 kendaraan sudah masuk Jakarta. Artinya masih ada sisa dari 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000. Inilah yang menjadi PR kita untuk diurai dalam kegiatan terkait puncak arus balik.” Sigit juga menambahkan bahwa puncak arus balik tertinggi telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 malam dengan jumlah mencapai 256.338 kendaraan, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 223.163 kendaraan. Seiring dengan perkembangan kondisi di lapangan, rekayasa lalu lintas berupa one-way nasional juga telah disesuaikan menjadi one-way sepenggal. “Namun demikian, kami tetap terus waspada. Apabila nanti terjadi bangkitan arus yang tinggi, kami akan menyesuaikan,” tambahnya. Kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini menegaskan perannya sebagai bagian dari pelayanan publik yang mendukung keselamatan transportasi. Jasa Raharja merupakan BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan. Peran ini menjadi wujud nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada pengguna jalan. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa tren keselamatan selama periode siaga Lebaran menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama, yaitu 12 hari dalam Siaga Angkutan Lebaran. Tahun ini tercatat 228, dibandingkan 318 pada tahun lalu. Sampai dengan kemarin malam, kami telah memberikan santunan sebesar Rp11,2 miliar kepada 224 korban meninggal dunia yang telah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris,” ungkapnya. Namun demikian, Awaluddin menegaskan bahwa faktor risiko masih perlu menjadi perhatian bersama. “Dominasi masih pada kendaraan bermotor roda dua, dengan penyebab utama seperti fatigue driving atau kelelahan pengemudi, karena jarak perjalanan yang panjang di atas 6–7 jam serta kondisi kendaraan,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengoptimalkan kesiapan petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan serta memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat waktu. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada sisa periode arus balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan akan terus memantau hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran dari perjalanan masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian, kementerian, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor kunci dalam menjaga arus balik yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan.

25 March 2026
akarta, 25 Maret 2026 – Dalam rangka Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja terus memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas berjalan cepat dan tepat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke RS dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada Rabu (25/3), guna meninjau langsung pelayanan kepada korban kecelakaan. Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan penanganan optimal sejak awal kejadian, termasuk melalui percepatan jaminan pembiayaan dengan penerbitan guarantee letter (GL) secara cepat dan terintegrasi di fasilitas kesehatan. Sebagai instrumen utama pelayanan, GL berperan memastikan korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif. Melalui integrasi sistem digital antara Jasa Raharja, rumah sakit, dan kepolisian, proses verifikasi hingga penerbitan GL kini dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat, sehingga mempercepat respons penanganan korban di fase kritis. Berdasarkan data internal Jasa Raharja, selama periode 13–24 Maret 2026, Jasa Raharja mencatat sebanyak 3.712 penerbitan GL, menunjukkan optimalisasi layanan berbasis digital yang semakin memperkuat kecepatan dan ketepatan penjaminan korban kecelakaan. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa kecepatan pelayanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan peluang keselamatan korban. “Kehadiran kami di rumah sakit adalah untuk memastikan bahwa korban mendapatkan jaminan pelayanan tanpa kendala, sehingga fokus utama tetap pada penanganan medis. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, proses penjaminan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga mempercepat penanganan korban, khususnya pada kondisi kritis,” ujarnya. Selain memastikan pelayanan di rumah sakit, Jasa Raharja juga terus memantau perkembangan data kecelakaan secara nasional. Berdasarkan data Korlantas Polri, pada periode 13–24 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.607 kejadian kecelakaan dengan total 4.769 korban, yang terdiri dari 228 korban meninggal dunia dan 4.541 korban luka-luka. Tahun ini Jasa Raharja mencatat jumlah kecelakaan mengalami penurunan sekitar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan terdapat penurunan signifikan pada tingkat fatalitas, di mana jumlah korban meninggal dunia sebesar 28%. Awaluddin menambahkan bahwa penurunan fatalitas ini tidak terlepas dari peran kecepatan penanganan korban yang didukung oleh sistem yang semakin terintegrasi. “Penurunan fatalitas menunjukkan bahwa kecepatan penanganan korban, termasuk melalui penerbitan GL yang lebih cepat dan sistem yang terintegrasi, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan peluang keselamatan korban kecelakaan,” tambahnya. Melalui Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran santunan, tetapi juga melalui transformasi digital dan penguatan kolaborasi dengan rumah sakit serta instansi terkait. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung sistem transportasi yang lebih berkeselamatan, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di setiap fase penanganan kecelakaan.

24 March 2026
Semarang, 24 Maret 2026 — Jasa Raharja turut hadir dalam Pembukaan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik One Way Nasional Idulfitri 2026 yang berlangsung di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, pada Selasa, 24 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran arus balik sekaligus memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan, sebagai wujud negara hadir dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. One way nasional dari KM 414 Kalikangkung sampai dengan KM 70 Cikatama—merupakan upaya yang dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada puncak arus balik Idulfitri 2026 yang berlangsung pada 25-27 Maret 2026. Agar tidak terjadi bottleneck pada arah Jakarta, maka dilaksanakan penggunaan tol fungsional dan rekayasa lalu lintas. Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa pembukaan one way nasional merupakan bagian dari upaya manajemen arus balik yang dilakukan pemerintah pada periode Idulfitri 2026. “Manajemen arus balik ditujukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, dan dengan tetap menjaga keselamatan serta kenyamanan para pengendara selama perjalanan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras. Ini adalah bagian dari inovasi kita untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik Idulfitri 2026, baik melalui rekayasa lalu lintas maupun penyediaan berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa berbagai langkah yang diambil bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik. “Masyarakat yang melaksanakan balik kami harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Oleh karena itu, manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, seperti fasilitas rest area dan pos pelayanan terpadu untuk beristirahat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas di kereta api, yang menjadi salah satu pilihan ternyaman. Kemudian ada juga fasilitas dari pemerintah yaitu WFA (work from anywhere) yang bisa digunakan untuk mengurai puncak arus balik,” ujar Sigit. Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi perhatian khusus kepada rest area sebagai fasilitas penunjang di sepanjang jalur tol arus balik, khususnya di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan. Ia menjelaskan, “Perkiraan jumlah kendaraan pada puncak arus balik mencapai 285 ribu. Dengan jumlah ini, kami harapkan masyarakat dapat menggunakan jalan tol ini dengan baik, merencanakan kepulangan dengan baik, memanfaatkan rest area yang disediakan. Dapat saya sampaikan bahwa ada beberapa rest area yang diberlakukan buka tutup, yaitu rest area 62B dan 52B, dengan harapan supaya tidak Terjadi kepadatan seperti yang terjadi pada arus mudik tanggal 18 Maret lalu.” Selain aspek lalu lintas dan infrastruktur, perhatian juga diberikan pada faktor kesehatan pengemudi sebagai bagian penting dari keselamatan perjalanan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, “Pemerintah telah menyiapkan program cek kesehatan gratis bagi para pengemudi, baik kendaraan pribadi maupun umum, karena mereka paling menentukan keselamatan dari kendaraannya. Pesan kami juga, karena perjalanan masih panjang, kalau bisa setiap tiga jam berhenti di rest area. Pengemudi yang mengantuk dan letih adalah penyebab kecelakaan, salah satu masalah kesehatan dan keselamatan yang besar.” Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengungkapkan bahwa tren keselamatan selama periode mudik tahun ini menunjukkan perbaikan. “Berdasarkan data bersama Korlantas Polri periode 13–23 Maret, terjadi penurunan jumlah kecelakaan sekitar 2%, dari 2.397 menjadi 2.349 kejadian. Yang paling signifikan adalah penurunan korban meninggal dunia hingga 27%, dari 294 menjadi 213 korban. Ini menunjukkan hasil kolaborasi seluruh stakeholder dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa hingga 23 Maret 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp10,45 miliar kepada korban kecelakaan dengan mengedepankan program Zero Pending Claim. Program ini memastikan proses santunan berjalan cepat, tepat, dan transparan sebagai bagian dari komitmen asuransi kecelakaan Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan sepenuh hati. Lebih lanjut, Awaluddin juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik dengan bijak. Ia menyarankan pemudik menghindari puncak arus balik, memanfaatkan periode 25–27 Maret 2026, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. “Keselamatan adalah prioritas utama. Lebih baik tiba sedikit lebih lama tapi selamat, daripada terburu-buru dan berisiko mengalami kecelakaan,” tegasnya.Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus berkomitmen melayani sepenuh hati dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, Jasa Raharja memastikan kehadiran negara dalam setiap momentum penting, termasuk arus balik Lebaran, guna menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

24 March 2026
Jakarta, 24 Maret 2026 — Jasa Raharja bersama jajaran Korlantas Polri melakukan peninjauan langsung ke Command Center Kilometer 29 pada hari ini (23/3/2026) guna memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus balik Idulfitri 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. Tinjauan tersebut diikuti oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana yang secara langsung memantau kesiapan sistem pengendalian lalu lintas serta sinergi antar pemangku kepentingan di lapangan. Command Center KM 29 menjadi salah satu titik strategis dalam pengelolaan arus kendaraan, khususnya pada periode puncak arus balik. Koordinasi antara Korlantas Polri dan berbagai stakeholder, termasuk Jasa Raharja, terus diperkuat untuk memastikan implementasi rekayasa lalu lintas berjalan efektif. Berbagai skema seperti contraflow, one way, hingga sistem ganjil-genap telah disiapkan mengikuti kondisi di lapangan. Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa keterlibatan aktif Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk mendukung keselamatan masyarakat selama periode Idulfitri 2026. “Melalui kegiatan peninjauan ini, kami memastikan kesiapan personel dan sistem operasional di lapangan berjalan optimal. Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan seluruh stakeholder guna mengantisipasi lonjakan arus balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima,” ujar Dewi. Ia menambahkan bahwa dukungan Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada aspek koordinasi, tetapi juga mencakup kesiapan layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja yang siaga selama periode Idulfitri. Hal ini menjadi bagian dari implementasi prinsip negara hadir dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Sementara itu, pihak Korlantas Polri menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai mitra, termasuk Jasa Raharja, sangat penting dalam memastikan kelancaran arus balik Idulfitri 2026. Pengawasan intensif di titik-titik krusial, seperti jalur contraflow dan bahu jalan, terus dilakukan guna meminimalkan potensi hambatan di lapangan. Korlantas juga memprediksi adanya dua gelombang puncak arus balik, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Untuk itu, seluruh personel dan sistem pemantauan akan dioptimalkan secara real-time guna merespons dinamika lalu lintas secara cepat dan tepat. Setelah kunjungan di Command Center KM 29, Dewi Aryani Suzana melanjutkan kegiatan dengan berkunjung ke Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan RI. Dalam kesempatan tersebut, ia melakuka pemantauan langsung terhadap kesiapan lintas sektor serta memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Selanjutnya, Dewi juga melakukan pemantauan dan koordinasi di Kantor Pusat Jasa Raharja guna memastikan kesiapan internal perusahaan tetap optimal dalam mendukung kelancaran arus balik Idulfitri 2026. Sebagai perusahaan yang mengedepankan nilai melayani sepenuh hati, Jasa Raharja terus berupaya menghadirkan layanan yang responsif dan terintegrasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas selama periode arus balik Idulfitri 2026.

23 March 2026
Jakarta - Jasa Raharja mencatat adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Siaga Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–22 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan tren positif dalam upaya peningkatan keselamatan transportasi, khususnya dalam momen mudik dan arus balik. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode tersebut tercatat sebanyak 2.119 kejadian, menurun sekitar 2% dibandingkan periode yang sama pada Siaga Lebaran 2025 yang mencapai 2.179 kejadian. Dari sisi korban, total korban kecelakaan pada periode Siaga Lebaran 2026 tercatat sebanyak 3.597 orang, juga mengalami penurunan sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.684 orang. Penurunan signifikan terlihat pada jumlah korban meninggal dunia yang tercatat sebanyak 190 orang, turun 28% dari tahun sebelumnya sebanyak 266 orang. Sementara itu, korban luka-luka tercatat sebanyak 3.407 orang, relatif stabil dengan penurunan tipis sebesar 0,3%. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode Siaga Lebaran 2026 merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor utama. “Pertama, adanya penguatan manajemen rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Korlantas Polri, termasuk pengaturan arus mudik yang lebih terdistribusi. Kebijakan work from anywhere yang telah diumumkan pemerintah jauh hari sebelumnya juga memberikan dampak signifikan dalam membantu pemerataan arus mudik tahun ini,” ujarnya. Yang kedua, lanjut Awaluddin, adanya peningkatan kesiapan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalan arteri, serta fasilitas pendukung seperti rest area, Pos Pelayanan Terpadu yang turut membantu mengurangi tingkat kelelahan pengemudi selama perjalanan mudik. Ketiga, intensifikasi kampanye keselamatan transportasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan seluruh stakeholder, termasuk Jasa Raharja, menurutnya juga memberikan kontribusi nyata. “Selain itu, kami juga melihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk berkendara secara lebih tertib dan berhati-hati,” tutup Awaluddin. Hingga saat ini, kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua (R2), yang umumnya disebabkan oleh faktor kelelahan akibat kurangnya waktu istirahat, serta rendahnya kepatuhan dalam menjaga jarak aman. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena tingginya risiko fatalitas yang ditimbulkan. Oleh karena itu, BUMN dan Danantara bersama 96 BUMN, termasuk Jasa Raharja, terus mendorong penurunan angka kecelakaan R2 melalui berbagai upaya preventif, salah satunya dengan mengalihkan ke moda transportasi umum yang lebih aman melalui program Mudik Gratis. Ke depan, diharapkan masyarakat semakin sadar untuk mengutamakan keselamatan dengan memilih moda transportasi yang lebih aman serta tetap disiplin dalam berkendara. Lebih dari sekadar capaian angka, setiap penurunan fatalitas mencerminkan hadirnya negara dalam melindungi warganya. Jasa Raharja meyakini bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap nyawa yang terselamatkan merupakan wujud nyata dari pelayanan yang humanis, responsif, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut turut diperkuat melalui implementasi Zero Pending Claim, sebagai upaya memastikan setiap hak santunan korban kecelakaan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan. Hingga 22 Maret, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp9,5 miliar kepada 190 korban/ahli waris, sebagai wujud nyata kehadiran negara di saat yang paling dibutuhkan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen menghadirkan Mudik Nyaman Bersama dan Lebaran Nyaman Bersama, sebagai upaya menghadirkan perjalanan yang tidak hanya selamat, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi seluruh masyarakat.

19 March 2026
Jakarta, 19 Maret 2026 – Ribuan pemudik diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan dalam program Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 yang dilepas secara simbolis di Stadion Aquatic Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Rabu, 18 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dikoordinasikan oleh Badan Pengaturan BUMN bersama berbagai perusahaan dalam ekosistem BUMN guna memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Sebagai bagian dari IFG Group, Jasa Raharja turut mendukung pelaksanaan program Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 ini. Kehadiran Jasa Raharja diwakili oleh Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Keuangan Dwi Ary Purnomo yang mengikuti rangkaian kegiatan pelepasan peserta mudik bersama jajaran pimpinan IFG Group. Program Mudik Nyaman Bersama IFG Group menjadi salah satu bentuk kontribusi sektor BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 2026 sekaligus memperluas akses transportasi bagi masyarakat. Inisiatif ini juga mempertegas komitmen bahwa negara hadir melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan serta memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. Sebagai holding asuransi dan penjaminan nasional, Indonesia Financial Group (IFG) melibatkan sejumlah anak perusahaan dalam pelaksanaan program mudik ini. Selain Jasa Raharja, turut berpartisipasi PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, PT Bahana Kapital Investa, serta PT Grahaniaga Tatautama. Melalui program ini, IFG bersama seluruh anggota holding memberangkatkan 25.304 pemudik menggunakan dua moda transportasi, yakni 182 unit bus eksekutif dengan total sebanyak 7.804 pemudik dan 37 rangkaian kereta api dengan total 17.500 pemudik. IFG juga memberangkatkan satu unit bus eksekutif khusus bagi penyandang disabilitas yang membawa sebanyak 26 pemudik dengan tujuan Yogyakarta yang telah dimodifikasi untuk menghadirkan ruang yang lebih luas dan nyaman. Para pemudik disabilitas ini dapat didampingi oleh kerabat masing-masing. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung keselamatan perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antarperusahaan dalam ekosistem IFG Group. “Program Mudik Nyaman Bersama IFG Group mencerminkan semangat kolaborasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jasa Raharja mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung dengan aman, nyaman, dan terlindungi,” ujarnya. Awaluddin menambahkan bahwa perlindungan bagi para pemudik menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan program ini. Melalui dukungan berbagai perusahaan dalam IFG Group, para peserta mudik mendapatkan perlindungan perjalanan, termasuk melalui skema asuransi kecelakaan Jasa Raharja yang memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi umum. Selain fasilitas transportasi, para peserta mudik juga memperoleh berbagai layanan pendukung seperti atribut mudik, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta fasilitas edukasi dan hiburan bagi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Berbagai layanan tersebut disiapkan untuk memastikan perjalanan para pemudik dapat berlangsung dengan lebih aman hingga tiba di kota tujuan. Rangkaian kegiatan pemberangkatan diawali dengan sambutan dari jajaran pimpinan IFG dan pemangku kepentingan terkait, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis atribut mudik kepada perwakilan peserta, serta pelepasan armada bus secara seremonial yang menandai dimulainya perjalanan para pemudik menuju kota tujuan masing-masing. Melalui partisipasi dalam program ini, Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terciptanya perjalanan yang lebih aman dan berkeselamatan bagi masyarakat Indonesia.

18 March 2026
Jakarta, 18 Maret 2026 — Jasa Raharja menghadiri kegiatan pelepasan peserta program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang berlangsung di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, pada hari ini (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri 2026. Program mudik gratis yang digagas oleh Polri ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat. Kehadiran berbagai kementerian dan lembaga dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat negara hadir melalui sinergi antara Kepolisian serta kementerian dan lembaga terkait, termasuk Jasa Raharja sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia. Acara pelepasan pemudik secara resmi dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, SH, M.Hum., serta Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi. Pada tahun ini, program Mudik Gratis Polri Presisi memberangkatkan sebanyak 81 bus dengan total 4.009 pemudik yang akan menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh proses keberangkatan dilakukan dengan memastikan aspek keselamatan dan kesehatan para pengemudi serta penumpang melalui serangkaian pemeriksaan sesuai prosedur. “Sebelum kita berangkatkan tentunya kita melakukan SOP untuk memastikan agar perjalanan utamanya pengemudi dalam kondisi sehat. Jadi kita melakukan pengecekan mulai dari tes urin, kemudian tes alkohol dan juga tes terkait dengan masalah penggunaan obat yang mungkin bisa membahayakan. Tadi Pak Menkes juga langsung menyaksikan,” ungkapnya. Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi menyampaikan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif pemerintah dan Kepolisian dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi masyarakat selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026. “Sebagai BUMN yang menjalankan mandat negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan, Jasa Raharja sangat mendukung berbagai inisiatif kolaboratif seperti program Mudik Gratis Polri Presisi ini. Sinergi antara Polri, kementerian terkait, dan berbagai BUMN menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Ariyandi. Menurut Ariyandi, periode mudik Lebaran merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, berbagai langkah kolaboratif seperti program mudik gratis ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib. “Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Prinsip kami adalah memberikan pelayanan yang responsif dan melayani sepenuh hati, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Melalui sinergi antara Kepolisian, kementerian terkait, dan berbagai lembaga termasuk Jasa Raharja, penyelenggaraan mudik tahun ini diharapkan dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi ini sekaligus mempertegas komitme bersama untuk menghadirkan sistem transportasi yang berkeselamatan serta memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan dapat terlindungi dengan baik.

18 March 2026
Cikampek – Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menghadiri kegiatan Flag Off pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional yang dilaksanakan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di Gerbang Tol Cikampek Utama, Rabu (18/3). Pemberlakuan one way nasional dilakukan mulai dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung sebagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari skenario manajemen lalu lintas terpadu yang diterapkan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Sebelum Flag Off Oneway Nasional, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dan Kapolda Jawa Barat, turut menyapa para pemudik serta membagikan bingkisan. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa Jasa Raharja mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas nasional sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan transportasi. “Jasa Raharja terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap upaya peningkatan keselamatan transportasi, termasuk melalui dukungan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional. Kami berharap dengan sinergi seluruh stakeholder, arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan berkeselamatan,” ujar Awaluddin. Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan perlindungan optimal bagi masyarakat selama periode mudik. “Kolaborasi antara Korlantas, Kementerian Perhubungan, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor penting dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa penerapan kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Secara resmi kita memberlakukan one way nasional dari KM 70 hingga KM 414. Ini adalah upaya untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berjalan lebih lancar dan aman,” ujarnya. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal pelaksanaan kebijakan one way nasional, khususnya di wilayah Jawa Barat yang menjadi jalur utama arus mudik. “Kami akan memastikan seluruh kendaraan yang melalui ruas Jawa Barat dapat berjalan dengan aman hingga sampai ke tujuan,” katanya. Polda Jawa Barat juga telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis, termasuk jalur tol dan arteri, guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama kebijakan one way nasional berlangsung. Melalui sinergi tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, tertib, dan berkeselamatan, sekaligus mempertegas kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

17 March 2026
Jakarta, 17 Maret 2026 – Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dilepas melalui prosesi Flag Off pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pemberangkatan bus dimulai pada pukul 08.00 WIB. Momen ini menandai dimulainya perjalanan ribuan pemudik menuju berbagai daerah tujuan di Indonesia. Momentum flag off ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Managing Director Stakeholder Managements BPI Danantara Rohan Hafas, dan Direksi-Direksi BUMN Group. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan mudik gratis merupakan salah satu ikhtiar bersama. “Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya. Sebanyak 66 unit bus dengan sekitar 3.300 peserta dari 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan ikut serta pada prosesi pelepasan tersebut. Bus-bus ini menjadi representasi kolaborasi BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatatkan realisasi 116.688 pemudik. Angka tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 104.000 pemudik. Dengan capaian tersebut, realisasi program meningkat sekitar 10 persen dari target. Para peserta mudik diberangkatkan menuju lebih dari 200 kabupaten/kota tujuan di berbagai wilayah Indonesia. Mudik Gratis BUMN 2026 menyiapkan 1.541 armada bus yang melayani sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk sekitar 28.720 penumpang, dan 46 unit kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 penumpang. Program ini juga menghadirkan bus khusus bagi pemudik penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen BUMN dalam menyediakan layanan mudik yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Selain itu, bus listrik turut dihadirkan juga untuk mendukung penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari inovasi transportasi berkelanjutan dalam program Mudik Gratis BUMN 2026. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri. Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. “Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony. Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini. Menurutnya, selain membantu masyarakat agar dapat mudik tanpa terbebani biaya transportasi, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik Lebaran. Dony juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan program ini, termasuk Danantara, DPR RI, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, unsur TNI-POLRI, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya. Direktur Utama Jasa Raharja yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai BUMN. Seluruh perusahaan memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Program Mudik Gratis BUMN 2026 merupakan bentuk kolaborasi nyata BP BUMN, Danantara dan 96 Perusahaan BUMN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tahun ini kami bersyukur realisasi peserta mudik dapat melampaui target yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus kepercayaan terhadap program ini. Kami berharap seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga” ujar Awaluddin. Sejalan dengan Tema Mudik Pemerintah Tahun Ini yaitu “Mudik Nyaman Bersama”, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman. Selain itu, juga sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan mudik yang lebih tertib dan nyaman, dan berkeselamatan.

16 March 2026
Jakarta, 16 Maret 2026 — Jasa Raharja kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat pada periode Idulfitri 2026. Sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Raharja memberangkatkan para pemudik menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Senin, 16 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja sebagai BUMN yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memastikan negara hadir dalam mendukung perjalanan mudik yang nyaman bersama. Kegiatan pelepasan pemudik tersebut dihadiri oleh Direktur Jasa Raharja Muhammad Awaluddin beserta jajaran direksi Jasa Raharja. Turut hadir pula Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata, Deputi Bidang SDM dan Keberlanjutan Badan Pengaturan BUMN Wahyu Setyawan, serta Direktur TJSL Badan Pengaturan BUMN Edi Eko Cahyono. Dalam pelaksanaannya, Program Mudik gratis tahun ini Jasa Raharja menargetkan pemberangkatan sebanyak 23.500 pemudik melalui moda transportasi bus dan kereta api. Jumlah tersebut meningkat sekitar 11,41 persen dibandingkan program serupa pada tahun sebelumnya. Program ini didukung oleh 136 armada bus dengan total kapasitas 6.000 penumpang serta 37 rangkaian kereta api dengan total kapasitas 17.500 penumpang. Selain hari ini, keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen menggunakan moda transportasi kereta api juga akan berlangsung Selasa, 17 Maret 2026. Direktur Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa program Mudik Jasa Raharja 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi dalam peningkatan keselamatan transportasi sekaligus mendukung mobilitas masyarakat selama periode Idulfitri 2026. “Program Mudik Gratis BUMN 2026 ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Sebagai perusahaan yang mengemban amanah dalam penyelenggaraan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan, Jasa Raharja ingin memastikan bahwa perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung nyaman dan berkeselamatan,” ujar Awaluddin. Ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama BUMN dalam mendorong keselamatan transportasi serta mengurangi potensi kepadatan lalu lintas akibat penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik dan balik Idulfitri. “Melalui semangat melayani sepenuh hati, kami terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan prima, sekaligus mendukung terciptanya perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta,” jelas Awaluddin. Melalui penyelenggaraan Program Mudik Jasa Raharja 2026, perusahaan berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para peserta sekaligus mendukung terciptanya arus mudik yang lebih tertib dan terkendali. Dengan dukungan berbagai pihak, Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung keselamatan transportasi nasional.

11 March 2026
Jakarta, 11 Maret – PT Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (11/03/2026) ini menjadi ruang dialog untuk menghimpun berbagai pandangan strategis terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Hadir dalam diskusi tersebut sejumlah pakar transportasi, di antaranya Ki Darmaningtyas, bersama para akademisi dan perwakilan komunitas transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Forum ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, serta Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Direktur Utama Jasa Raharja menyampaikan bahwa diskusi bersama para pakar transportasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran. “Dalam pertemuan sore ini kami menerima banyak masukan dari para pakar transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dari Bapak Kakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran. Bagi kami di Jasa Raharja, momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Awaluddin. Ia menjelaskan, Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam program Siaga Lebaran 2026. Di antaranya melalui mobilisasi sekitar 2.000 personel di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia, serta penguatan 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat yang terdiri dari lima tim terpusat dan 24 tim yang tersebar di berbagai daerah. Selain itu, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di sejumlah wilayah strategis jalur mudik, serta memberikan dukungan operasional melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat. “Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” kata Awaluddin. Ia menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian kesiapan mudik. “Harapan kami sederhana: masyarakat berangkat mudik dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak,” ujarnya. Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para pakar transportasi dan akademisi. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut Jasa Raharja yang telah mengundang kami bersama para pakar transportasi dan akademisi untuk mendapatkan saran dan masukan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian skenario pengamanan mudik telah disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak. “Kami siap menjaga masyarakat yang berangkat mudik hingga sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Sederhana saja: berangkat selamat, pulang juga selamat. Skenario pengamanan di jalan tol, jalan arteri, penyeberangan, tempat wisata, hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan. Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas,” kata Agus. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang bagi para pakar transportasi untuk memberikan berbagai masukan strategis guna memperkuat langkah-langkah operasional di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

11 March 2026
Jakarta, 11 Maret 2026 – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional. Presiden menegaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat. “Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.” Syukuran satu tahun ini mengusung tema “Satu Danantara”, yang mencerminkan semangat seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi generasi yang mendatang. Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat, sekaligus memastikan bahwa arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya. Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda Indonesia. Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia. Sebagai bagian dari semangat “Satu Danantara”, Jasa Raharja turut berkontribusi dalam program pembagian perlengkapan sekolah bagi anak-anak Indonesia melalui penyaluran 2.000 paket perlengkapan sekolah kepada siswa di wilayah Gorontalo. Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen mendukung inisiatif Danantara Indonesia dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia. “Anak-anak hari ini adalah generasi yang kelak akan melanjutkan perjalanan bangsa. Melalui dukungan sederhana perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka dapat belajar dengan lebih semangat dan percaya diri, karena masa depan Indonesia dibangun dari mimpi dan pendidikan generasi mudanya,” ujarnya. Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia. “Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia.” tutup Rosan.

11 March 2026
Jakarta, 11 Maret 2026 — Upaya transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Anugerah BUMN 2026 ke15 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026, Jasa Raharja berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada ajang tersebut, Jasa Raharja meraih penghargaan Kategori Korporat – Anak Perusahaan BUMN: Transformasi Digital Perusahaan Terbaik. Selain itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin juga menerima penghargaan Kategori Best CEO – Anak Perusahaan BUMN: Best CEO Digital Public Service Transformation. Anugerah BUMN merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang dinilai berhasil mendorong transformasi organisasi, inovasi bisnis, serta kepemimpinan yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. Tahun ini, penghargaan tersebut mengangkat tema ‘BUMN Menuju Indonesia Emas: Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan’. Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026 Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. mengatakan bahwa transformasi yang dilakukan perusahaan negara tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga perubahan budaya organisasi. “Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena transformasi sejati adalah transformasi budaya, mindset yang berorientasi pada speed, scale, dan sustainability. Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir,” ungkapnya. Menerima dua penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan eksternal atas upaya perusahaan dalam memperkuat digitalisasi layanan kepada masyarakat. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Awaluddin. Ia menjelaskan bahwa berbagai inovasi digital yang dikembangkan perusahaan berperan penting dalam mempercepat proses layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja, mulai dari integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit hingga percepatan proses penyerahan santunan kepada korban kecelakaan transportasi. Upaya tersebut menjadi salah satu wujud negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung agenda besar transformasi BUMN, termasuk penguatan tata kelola dan optimalisasi nilai ekonomi melalui ekosistem perusahaan negara yang semakin terintegrasi, sejalan dengan pembentukan Danantara Indonesia sebagai pengelola aset dan investasi strategis negara. Jasa Raharja akan terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan layanan yang semakin cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjalankan mandat perusahaan dengan semangat melayani sepenuh hati.

10 March 2026
Jakarta, 10 Maret 2026 — Upaya menghadirkan informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat selama periode Idulfitri 2026 diperkuat melalui pelepasan Tim Liputan Arus Mudik B-Universe 2026 yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026 di Kantor B-Universe, Tangerang. Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penyebaran informasi publik yang kredibel sekaligus upaya bersama meningkatkan keselamatan berkendara pada masa arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktifnya dalam memberikan perlindungan dasar melalui asuransi kecelakaan, sekaligus mendukung penguatan ekosistem layanan transportasi nasional yang terintegrasi. Melalui kolaborasi lintas sektor, Jasa Raharja, sebagai BUMN yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, terus berkomitmen memastikan kualitas pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Acara pelepasan tim liputan B-Universe ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. Bersama Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi, hadir pula Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum., serta Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menjelaskan bahwa program liputan mudik ini telah menjadi agenda tahunan yang bertujuan memberikan gambaran kondisi perjalanan mudik secara faktual kepada masyarakat. Melalui peliputan langsung dari berbagai titik jalur mudik, tim jurnalis akan menyampaikan perkembangan arus lalu lintas secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman. “Kami berkomitmen menyampaikan situasi arus mudik secara apa adanya dan melakukan pembaruan informasi secara berkala, bahkan setiap jam. Dengan laporan langsung dari lapangan, masyarakat dapat memperoleh gambaran kondisi sebenarnya sekaligus meminimalkan penyebaran informasi yang tidak akurat,” ujar Enggartiasto saat membuka acara. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama periode mudik diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang. “Pemerintah menyiapkan transportasi multimoda agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar. Kami memastikan kesiapan jalan nasional, jalan tol, maupun jalur arteri, sekaligus mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan. Dukungan informasi dari tim liputan B-Universe di lapangan sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi cepat dan akurat,” ujarnya. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa perusahaan terus memperkuat kesiapan pelayanan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, media, dan berbagai stakeholder menjadi kunci dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan tertib. “Kami melihat bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan sangat tinggi. Oleh karena itu, Jasa Raharja bersama berbagai pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk pengoperasian posko pelayanan terpadu di sejumlah titik jalur mudik yang terintegrasi dengan berbagai stakeholder,” ujar Awaluddin. Fasilitas yang terdapat di posko pelayanan terpadu ini di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan, pengecekan kendaraan, hingga tempat istirahat bagi pemudik. Petugas Jasa Raharja akan bersiaga di posko-posko tersebut untuk membantu memberikan berbagai layanan kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima sekaligus mendukung terciptanya perjalanan mudik yang aman dan nyaman. “Melalui posko pelayanan terpadu, kami ingin memastikan pemudik mendapatkan dukungan yang dibutuhkan selama perjalanan. Ini adalah bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk melayani sepenuh hati sekaligus memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menggunakan berbagai moda transportasi,” tambahnya. Melalui berbagai upaya tersebut, Jasa Raharja memastikan bahwa perlindungan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama selama periode Angkutan Lebaran. Sinergi lintas sektor antara pemerintah, BUMN, media, serta para stakeholder terkait diharapkan mampu menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat.

6 March 2026
Jakarta, 6 Maret 2026 — Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelepasan Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 yang diselenggarakan pada hari ini (6/3/2026) di Gedung Korlantas Polri, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama berbagai stakeholder dalam memantau kesiapan jalur mudik sekaligus memperkuat kampanye keselamatan berkendara menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Ekspedisi yang diselenggarakan oleh Radio Elshinta tersebut bertujuan memantau langsung kondisi jalur mudik di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memberikan informasi aktual kepada masyarakat mengenai kesiapan infrastruktur, fasilitas transportasi, serta potensi titik rawan kecelakaan maupun kemacetan. Dalam kegiatan tersebut, hadir Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal serta Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si. Acara diawali dengan talkshow yang menghadirkan para narasumber dari unsur kepolisian, pemerintah, dan BUMN sektor transportasi untuk membahas kesiapan menghadapi mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Dalam sesi talkshow, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa Jasa Raharja memiliki peran strategis dalam sistem perlindungan masyarakat di sektor transportasi. Menurutnya, kesiapan perusahaan tidak hanya berfokus pada penanganan pascakecelakaan, tetapi juga mencakup langkah preventif yang dilakukan bersama berbagai pihak. “Jasa Raharja hadir bukan sekadar sebagai lembaga pemberi santunan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional. Untuk menghadapi Lebaran 2026, kami menyiagakan lebih dari 2.000 petugas Jasa Raharja yang tersebar di seluruh Indonesia guna memastikan perlindungan bagi masyarakat dapat berjalan cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, perusahaan memastikan proses santunan berjalan cepat melalui integrasi data dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait. Melalui sistem digital yang terhubung secara nasional, korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif. Inilah bentuk komitmen Jasa Raharja untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang nyata bagi masyarakat. Selain layanan pascakecelakaan, Awaluddin juga menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Karena bagi Jasa Raharja, perlindungan terbaik adalah mencegah kecelakaan terjadi sejak awal. Ia menjelaskan, “Komitmen kami dalam keselamatan transportasi diwujudkan dengan pendekatan yang berbasis data dan kolaborasi. Penguatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) menjadi kunci konvergensi data dan penyusunan action plan lintas pemangku kepentingan. Selain itu, program sosio-engineering terus diperluas melalui edukasi pelajar, kampanye keselamatan, pelatihan pertolongan pertama, pembinaan pengemudi angkutan umum, hingga kehadiran Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas dan Pos Pelayanan Terpadu di lapangan.” Sebagai BUMN yang berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang semakin terintegrasi dan responsif. Komitmen tersebut dijalankan dengan semangat melayani sepenuh hati, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan prima terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Idulfitri. Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja juga menerima piagam penghargaan dari Radio Elshinta yang diserahkan langsung oleh Direktur Radio Elshinta, Henni Tanjanri. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi Jasa Raharja dalam berbagai program keselamatan transportasi dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari peran perusahaan dalam memastikan perlindungan bagi masyarakat sekaligus bentuk negara hadir secara nyata melalui layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

3 March 2026
Jakarta, 3 Maret 2026 – Jasa Raharja menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 yang digelar pada Senin, 2 Maret 2026 di Jakarta. Dalam forum strategis yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sistem keselamatan transportasi nasional selama periode Operasi Ketupat 2026. Rapat koordinasi yang mengundang sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga terkait, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, serta Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa. Turut hadir Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, SH, M.Hum., perwakilan dari BNPB, BMKG, BASARNAS, serta jajaran Direktur Utama BUMN terkait. Kehadiran lintas kementerian, TNI-Polri, lembaga, dan BUMN ini menegaskan kuatnya sinergi nasional dalam memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Dalam paparannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa fokus perusahaan pada Angkutan Lebaran 2026 adalah percepatan jaminan dan penguatan upaya keselamatan transportasi. “Dalam konteks ini, tugas Jasa Raharja bukan hanya membayarkan santunan kepada korban kecelakaan saja, tapi kami memastikan negara hadir secara cepat, terintegrasi, dan tanpa penundaan saat ada risiko kecelakaan pada masyarakat,” ungkapnya. Awaluddin juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat ditentukan oleh sinergi dalam satu ekosistem keselamatan nasional, di mana Jasa Raharja berperan dalam memberikan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan. Karena itulah, secara aktivitas, Jasa Raharja tidak dapat bekerja sendiri. “Sejak Januari hingga Februari 2026, sesuai koordinasi dan arahan Kakorlantas serta Menteri Perhubungan, kami telah melakukan survei di beberapa jalur tol dan jalan arteri bersama Jasa Marga. Kemudian juga cek kesiapan simpul-simpul kritikal seperti di pelabuhan Bakauheni-Merak. Secara keseluruhan, koordinasi langsung dengan Korlantas, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, dan Jasa Marga sudah dilakukan,” jelas Awaluddin. Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan berkomitmen mendukung pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan berkendara. Dalam Operasi Ketupat 2026, perusahaan mengerahkan 2.000 petugas Jasa Raharja secara nasional, membentuk 29 tim reaksi cepat di 29 kantor wilayah, menyiapkan 25 pos pelayanan terintegrasi bersama stakeholder, serta 15 tenda taktis di titik strategis. Selain itu, dilakukan 92 kegiatan dukungan keselamatan dan pemasangan 1.700 titik imbauan keselamatan lalu lintas. Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, menurun 1,75 persen dibandingkan tahun 2025. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026, serta puncak arus balik pada 25–26 Maret dan 28–29 Maret 2026. “Kami berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Operasi Ketupat sebelumnya. Dengan potensi pergerakan masyarakat yang besar, Polri bersama seluruh stakeholder akan mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap, one way, contraflow, hingga buffer zone di pelabuhan agar pengamanan berjalan efektif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Dedi. Kehadiran dalam Rakor Lintas Sektoral ini menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk memastikan perlindungan bagi masyarakat berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran selama periode Idulfitri 2026. Dengan dukungan insan Jasa Raharja di seluruh Indonesia, skema asuransi kecelakaan dihadirkan sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik, sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

27 February 2026
Jakarta, 27 Februari 2026 – Pergerakan jutaan pemudik Idulfitri 2026 pada pelabuhan penyeberangan Merak–Bakauheni menuntut kesiapan yang menyeluruh dan terintegrasi. Untuk memastikan semua berjalan optimal, Jasa Raharja turut ambil bagian dalam kegiatan Survei Pelabuhan Merak–Bakauheni dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, SH, M.Hum., diikuti oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dan Direktur Operasional Ariyandi dan bersama para pemangku kepentingan terkait. Survei dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter dari Jakarta menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dan dilanjutkan peninjauan di sejumlah titik, yaitu Pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Pelabuhan WIKA Beton. Selanjutnya, rombongan terbang ke Pelabuhan Indah Kiat, Banten, untuk melakukan survei di pelabuhan tersebut serta Pelabuhan BBJ Bojonegoro, hingga Pelabuhan Pelindo Ciwandan. Kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan sistem transportasi nasional, khususnya pada pelabuhan penyeberangan Merak–Bakauheni yang menjadi salah satu jalur terpadat saat arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kesiapan pelabuhan tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Satu hari penuh hari ini kita bersama seluruh stakeholder melakukan survei dari udara hingga peninjauan langsung di lapangan. Kesiapan pelabuhan cukup baik, bahkan ada penambahan satu pelabuhan Sumur Makmur Abadi di Lampung. Sementara di Pelabuhan BBJ dan Ciwandan ada penambahan fasilitas sandar dan armada kapal,” ujarnya. Agus menambahkan bahwa semua persiapan ini akan terus dievaluasi sehingga dapat mewujudkan tagline ‘Mudik Aman, Warga Bahagia’ sesuai perintah Bapak Kapolri. “Jadi tidak hanya sekedar perjalanan, tapi semua pihak hadir untuk memastikan bahwa berangkatnya aman, perjalanan aman, sampai kembali aman, dan selamat di jalan.” Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan tiga fokus utama Jasa Raharja pada Operasi Ketupat 2026. “Pertama, kami berupaya agar seluruh pelintas mudik Lebaran 2026, baik pada arus berangkat maupun arus balik, dapat terlindungi dengan keselamatan sebagai prioritas utama, terlindungi dan keselamatan adalah prioritas utama. Kedua, kami berkoordinasi lintas sektor untuk menekan fatalitas kecelakaan, karena itulah yang ingin kita hindari bersama. Ketiga, kami memastikan kecepatan respons dalam penanganan santunan,” jelasnya. Awaluddin juga mengungkapkan bahwa selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, Jasa Raharja menjalankan program Zero Pending Claim. “Tidak ada klaim santunan yang tertunda. Seluruh proses kami dorong agar tuntas dan cepat. Negara hadir bukan hanya memberikan jaminan perlindungan, tetapi juga memastikan keselamatan bagi masyarakat,” tegasnya. Data di lapangan menunjukkan bahwa volume pelintas, khususnya kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan, mencapai lebih dari 100 ribu unit pada periode mudik sebelumnya . Hal ini menjadi perhatian serius seluruh stakeholder, termasuk petugas Jasa Raharja yang bersiaga di titik-titik strategis guna memperkuat pelayanan publik dan memastikan asuransi kecelakaan Jasa Raharja dapat diakses secara cepat dan tepat. Sebagai BUMN yang mengemban mandat perlindungan dasar, Jasa Raharja tidak hanya menjamin santunan korban kecelakaan, tetapi juga aktif dalam upaya pencegahan melalui edukasi keselamatan berkendara, integrasi data kecelakaan, serta kolaborasi lintas sektor. Seluruh langkah ini merupakan wujud komitmen melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima, khususnya pada periode Idulfitri saat mobilitas masyarakat sangat tinggi. Melalui survei ini, seluruh pihak memastikan kesiapan infrastruktur, manajemen rekayasa lalu lintas, serta dukungan armada kapal dan fasilitas sandar guna mengantisipasi lonjakan pemudik. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menekan potensi kepadatan dan risiko kecelakaan, sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat dalam menjalankan tradisi mudik.

25 February 2026
Jakarta, 25 Februari 2026 — Jasa Raharja hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI pada Selasa, 24 Februari 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta. Kehadiran Jasa Raharja dalam forum lintas sektor ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMN untuk mendukung kesiapan sistem transportasi nasional serta memastikan perlindungan bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran. Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi tersebut diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, serta jajaran pimpinan BUMN sektor transportasi dan infrastruktur. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir untuk memastikan kesiapan dukungan perlindungan dasar bagi masyarakat sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pelayanan publik. Dalam arahannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya memastikan kesiapan teknis seluruh moda transportasi sebelum periode Angkutan Lebaran dimulai. “Saya ingin kita memperhatikan bersama aspek-aspek teknis dari moda transportasi yang akan digunakan. Kita pastikan tidak ada yang terlewat berkaitan dengan persiapan teknis, sehingga seluruh moda transportasi benar-benar berkeselamatan,” ujarnya. Ia juga memberi masukan kepada para stakeholder terkait untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk Angkutan Lebaran 2026. Misalnya saja maskapai penerbangan diminta mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan penerbangan ekstra apabila diperlukan, mengingat tren pemesanan tiket yang sudah cukup ramai. Selain itu, kepada Pelindo, Dudy mengingatkan agar kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Nataru 2025-2026 tidak kembali terulang, khususnya di pengelolaan area penampungan kendaraan. “Kita ingin pelaksanaan Angkutan Lebaran berjalan tertib sesuai komitmen bersama. Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam laporannya menyampaikan kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idulfitri 2026. “Kami dari Jasa Raharja tahun ini melakukan kesiapan yang terintegrasi, baik menjelang arus mudik, saat arus mudik, maupun arus balik. Bersama Korlantas Polri dan stakeholder lainnya, kami telah melakukan survei jalur serta pemetaan titik rawan kecelakaan. Petugas Jasa raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah juga ikut melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini,” paparnya. Dalam mendukung pengamanan Lebaran, Jasa Raharja juga akan mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik yang dipersiapkan adalah KM 81 yang akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lainnya di luar rest area. Selain penguatan di lapangan, perusahaan juga mengoptimalkan kolaborasi dengan rumah sakit guna memastikan proses penjaminan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat. “Tahun ini kami mengoptimalkan proses zero pending claim, sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dapat kami layani dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan asuransi kecelakaan secara cepat dan transparan,” tambahnya. Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang mendukung transformasi layanan di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat digitalisasi sistem santunan, integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit, serta peningkatan standar pelayanan publik. Seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat. Melalui partisipasi dalam rakor ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan prima dengan prinsip melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan berkendara selama Angkutan Lebaran 2026 berlangsung.

24 February 2026
Jakarta, 24 Februari 2026 – Untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Idulfitri 2026 dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan, Jasa Raharja turut ambil bagian dalam kegiatan survei jalur di wilayah hukum Polda Jawa Barat pada hari ini (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama berbagai stakeholder terkait untuk memperkuat kesiapan infrastruktur, layanan, dan pengamanan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Survei jalur ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. dan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, serta perwakilan BUMN terkait. Dari Jasa Raharja, hadir Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Ariyandi sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan berkendara. Rest Area KM 81 Tol Cipali menjadi lokasi pertama yang ditinjau oleh rombongan, dilanjutkan ke Induk PJR Cipali KM 188 dan Pos Cileunyi melalui Tol Cisumdawu. Seluruh titik tersebut merupakan lokasi strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Idulfitri. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026, yang mengusung tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat. “Negara hadir melalui kolaborasi seluruh stakeholder dalam persiapan pengamanan jalur mudik, baik di Sumatra maupun Jawa. Tahun ini, kami membentuk check point pemeriksaan kendaraan, khususnya untuk bus dan travel, yang meliputi kelaikan kendaraan, kondisi dan kesehatan pengemudi, serta kelengkapan administrasi. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Kementerian Perhubungan, pihak kesehatan, dan didukung oleh Jasa Raharja,” ujar Agus. Ia juga menambahkan bahwa sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk pemanfaatan Tol Japek Selatan saat arus balik, percepatan perbaikan jalan rusak, serta penguatan pengawasan di jalur arteri dan jalan nasional utama. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa perusahaan mendukung penuh arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menciptakan mudik yang aman dan berkeselamatan. “Jasa Raharja akan menyiapkan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) di sepanjang lintasan mudik, salah satunya di KM 81 sebagai bagian dari check point station. Posyanter ini akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, penyediaan informasi rute perjalanan, serta edukasi keselamatan,” jelasnya. Awaluddin menegaskan bahwa fokus utama Jasa Raharja selama periode arus mudik dan balik ini adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meminimalkan risiko fatalitas, dan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan optimal melalui program asuransi kecelakaan Jasa Raharja. Kehadiran petugas Jasa Raharja di lapangan merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima yang berlandaskan semangat melayani sepenuh hati. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui kegiatan survei jalur ini, seluruh stakeholder berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, integrasi data, serta kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Idulfitri. Upaya tersebut menjadi wujud nyata bahwa negara hadir dalam memberikan perlindungan, rasa aman, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Dengan mengedepankan sinergi, profesionalisme, dan pendekatan humanis, Jasa Raharja berkomitmen menghadirkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

18 February 2026
Jakarta, 18 Februari 2026 — Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat ekosistem keselamatan transportasi nasional, Jasa Raharja terus memperluas sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (Ojol). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Komunitas Ojol Basecamp Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Selasa, 17 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Awaluddin didampingi oleh Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, Radito Risangadi. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, insan perusahaan di wilayah DKI Jakarta, para stakeholder, serta komunitas transportasi dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui program pemberdayaan masyarakat, Jasa Raharja menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan komunitas dan warga sekitar. Kegiatan ini sekaligus menjadi support system bagi seluruh insan Jasa Raharja DKI Jakarta, mitra transportasi, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan demi keselamatan bersama. Dalam arahannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menekankan bahwa keselamatan di jalan raya harus dibangun melalui partisipasi seluruh pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi dan kapasitas komunitas menjadi fondasi penting dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. “Budaya safety lahir dari kesadaran dan keterlibatan bersama. Melalui penguatan kapasitas komunitas, kami ingin mendorong para pengemudi menjadi pelopor keselamatan sekaligus bagian dari solusi ketika terjadi kondisi darurat di jalan,” ujar Awaluddin. Salah satu program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah pengobatan gratis bagi para pengemudi ojol dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang inklusif dan berkeadilan. Selain itu, dilakukan pula pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) oleh tenaga medis yang kompeten. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas sebagai first responder dalam penanganan awal kecelakaan lalu lintas, sehingga potensi fatalitas korban dapat diminimalkan melalui respons yang cepat dan tepat. Awaluddin menambahkan bahwa penguatan kapasitas komunitas juga sejalan dengan optimalisasi layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja, sehingga proses perlindungan dapat dilakukan secara lebih responsif, akurat, dan transparan. “Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan perlindungan berjalan efektif serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sebagai wujud nyata negara hadir,” tambahnya. Sebagai bentuk empati sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako kepada anggota komunitas ojol dan warga sekitar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesejahteraan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, kegiatan yang diinisiasi oleh Jasa Raharja ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan keselamatan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan. Dodi, Ketua URC Gojek Baruta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, mengatakan bahwa sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas komunitas, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan yang konstruktif dan berkelanjutan. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran dan perhatian dari Jasa Raharja. Lewat kegiatan seperti ini, kami semakin termotivasi untuk ikut aktif dalam menyebarkan semangat keselamatan di jalan. Kami siap menjadi mitra Jasa Raharja yang mendukung upaya perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Dodi. Melalui kunjungan ini, Jasa Raharja kembali menegaskan komitmennya untuk melayani sepenuh hati dalam menghadirkan perlindungan dan kepedulian bagi masyarakat. Dengan memperkuat kolaborasi bersama komunitas ojol dan para pemangku kepentingan, Jasa Raharja terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran dalam mendukung keselamatan transportasi nasional.

18 February 2026
Jakarta, 18 Februari 2026 — Upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi publik terus dilakukan Jasa Raharja melalui penguatan koordinasi langsung dengan para operator angkutan. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Perum DAMRI Cabang Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian dari langkah strategis membangun ekosistem layanan yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, yang didampingi oleh Radito Risangadi, Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, disambut oleh jajaran manajemen Perum DAMRI. Hadir Direktur Teknik & Fasilitas Arifin, VP Kualitas & Fasilitas Pelayanan Ardini Dewi Ciptanti, VP Operasional & Keselamatan Wahyu Susilo, serta VP General Service Ahmad Daroini. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan langkah strategis dalam penguatan standar keselamatan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Awaluddin menyampaikan penguatan sinergi antara Jasa Raharja dan DAMRI dalam memastikan standar keselamatan transportasi publik berjalan optimal melalui koordinasi teknis dan pengawasan preventif. Jasa Raharja juga terus mendorong implementasi budaya keselamatan berbasis ekosistem melalui kolaborasi program berkelanjutan, termasuk pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD) serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mitigasi risiko kecelakaan, dan tentunya membuka peluang kolaborasi strategis melalui pemanfaatan data manifest penumpang DAMRI guna meningkatkan akurasi perlindungan dan percepatan layanan santunan. “Keselamatan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat, sistem yang terintegrasi, serta komitmen bersama untuk membangun budaya safety yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap perjalanan masyarakat terlindungi secara optimal dan profesional,” ujarnya. Awaluddin menambahkan bahwa pemanfaatan data manifest menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan, termasuk dalam optimalisasi layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja. “Dengan dukungan data yang akurat dan real time, proses pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan, sehingga prinsip negara hadir dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi antara kedua perusahaan ini diharapkan dapat memperkuat peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas nasional. Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Teknik & Fasilitas Perum DAMRI Arifin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah terjalin selama ini. Ia juga berharap adanya penguatan kerja sama melalui program kesehatan pengemudi. Menurutnya, pengemudi yang sehat dan prima merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman dan terpercaya. “Kami berharap dukungan Jasa Raharja dapat diperkuat melalui pelaksanaan program driver health check secara berkala. Upaya ini sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan dan kesiapan fisik pengemudi, sehingga keselamatan perjalanan penumpang dapat terus terjamin,” ujar Arifin. Melalui kunjungan kerja ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk melayani sepenuh hati dalam mendukung sistem transportasi nasional yang berkeselamatan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan memperkuat kolaborasi bersama DAMRI dan para stakeholder lainnya, perusahaan terus berusaha untuk dapat menghadirkan layanan yang semakin responsif, profesional, dan berkelanjutan, sebagai wujud nyata kontribusi Jasa Raharja dalam memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan keselamatan bagiseluruh masyarakat.

13 February 2026
Jakarta - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi BP BUMN dan Danantara. Program ini menjadi salah satu layanan mudik yang paling dinantikan masyarakat setiap tahun yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses. Program Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan. Program ini akan melayani perjalanan mudik menggunakan moda bus, kereta api, dan kapal laut menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Secara khusus, dalam program mudik gratis BUMN ini, Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik pada tahun 2026. Target tersebut mengalami peningkatan sebesar 11,41% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen Jasa Raharja dalam mendukung kelancaran arus mudik yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat. Peningkatan target ini juga diiringi dengan penambahan armada dan perluasan titik keberangkatan, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan kesejahteraan, melalui program Mudik Gratis BUMN 2026 bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas melalui penyediaan layanan mudik gratis dengan armada yang aman dan nyaman. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang, selamat, serta membawa harapan baru bersama keluarga di kampung halaman. Direktur Utama Jasa Raharja, yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan. “Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik gratis BUMN 2026, dan khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Awaluddin. Kehadiran bus khusus disabilitas merupakan salah satu komitmen Jasa Raharja agar mudik lebih inklusif, ramah, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pusat pemberangkatan rencananya akan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026. Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini. “Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya. Salah satu peserta Mudik Gratis Jasa Raharja, Ibu Anita, mengaku telah mengikuti program ini selama lima kali berturut-turut. Menurutnya, layanan yang diberikan Jasa Raharja semakin baik dari tahun ke tahun. “Setiap tahun rasanya makin tertata, lebih nyaman, dan lebih mudah prosesnya. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” tuturnya. Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam penyediaan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total 3.599 pemudik. Dukungan tersebut meliputi Jawa Timur sebanyak 25 bus (1.075 orang), Jawa Tengah 16 bus (864 orang), Jawa Barat 10 bus (480 orang), Sumatera Selatan 10 bus (360 orang), Aceh 10 bus (360 orang), Sulawesi Selatan 10 bus (250 orang), Banten 2 bus (90 orang), serta Sulawesi Tengah 10 bus (120 orang). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, sekaligus mendukung upaya keselamatan transportasi di berbagai wilayah agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih nyaman.

12 February 2026
Jakarta,12 Februari 2026 – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis BUMN 2026. Ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat yang melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi dan akan diikuti lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari upaya BUMN untuk mendukung kelancaran arus mudik,sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi,masyarakat Indonesia. Secara keseluruhan, Program Mudik Gratis BUMN akan menyediakan fasilitas angkutan transportasi darat, laut, dan kereta api dengan standar keselamatan yang terjamin, kuota lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik akan menggunakan 42 unit kapal laut. Rencananya Flag Off pemberangkatan moda bus direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026. “Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Tedi Bharata, Wakil Kepala BP BUMN. Tedi menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antar-BUMN lintas sektor yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan. Sinergi ini menegaskan komitmen BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang terus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran. Managing Director Stakeholder Management, BPI Danantara Rohan Hafas menambahkan sejalan dengan arahan Bapak Presiden, Danantara mendukung program ini sebagai wujud komitmen BUMN yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat. “Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara lebih efisien agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan, melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.” ujarnya. Program mudik gratis terus mengalami peningkatan layanan dan perbaikan berkelanjutan. Bukan hanya target pemudik yang bertambah setiap tahun, tetapi juga proses yang semakin mudah, tertib, dan terintegrasi lintas BUMN serta Kementerian Perhubungan. Direktur Utama Jasa Raharja, yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan. “Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat.,” ujar Awaluddin. Pada tahun 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran ganda. Single data NIK menjadi syarat pendaftaran, sehingga tidak ada NIK ganda dan setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan oleh masing-masing BUMN. Calon pemudik melengkapi data penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Data kemudian diverifikasi, dan peserta yang terverifikasi akan menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan. Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini. “Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi yang kompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.

11 February 2026
Jakarta, 11 Februari 2026 – Jasa Raharja berkolaborasi dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi nasional tentang budaya keselamatan dan pemahaman asuransi penerbangan pada hari ini (11/2) di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada perlindungan, keamanan, dan keselamatan masyarakat. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan literasi keselamatan, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui sosialisasi ini, peserta didorong untuk memahami pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, sekaligus mengetahui hak dan kewajiban penumpang dalam sistem transportasi udara nasional. Harapannya, setelah berlangsungnya acara ini, para peserta dapat menjadi agen literasi keselamatan di lingkungannya masing-masing. Acara tersebut menghadirkan perwakilan dari pada stakeholder sektor transportasi udara. Selain Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, hadir Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja, Ketua KNKT Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan RI Shokib Al Rokhman, Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Angkutan Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie, dan perwakilan maskapai nasional. Sedangkan yang menjadi peserta adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek serta komunitas terkait. Rangkaian kegiatan diisi dengan paparan kebijakan keselamatan, simulasi, diskusi interaktif, serta sesi berbagi pengalaman. Peserta juga mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai peran asuransi kecelakaan Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada penumpang apabila terjadi risiko selama perjalanan udara. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam sambutannya menegaskan bahwa keselamatan penerbangan harus menjadi budaya yang hidup dalam setiap aspek operasional. “Keselamatan penerbangan harus menjadi budaya yang hidup, bukan hanya tertulis dalam regulasi dan prosedur, tetapi tertanam dalam setiap proses kerja, setiap pengambilan keputusan, dan pada akhirnya dirasakan manfaatnya oleh para penumpang,” ungkapnya. Keselamatan penerbangan memiliki dimensi yang jauh lebih luas, yang juga menyangkut kepercayaan publik, stabilitas sosial, dan keberlanjutan pembangunan nasional. Keselamatan ini menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya berada di tangan regulator atau operator semata, tetapi menuntut sinergi seluruh ekosistem. Keselamatan tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan oleh konsistensi bersama. Sebagai BUMN yang menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, Jasa Raharja memiliki mandat untuk memberikan perlindungan dasar kepada penumpang angkutan umum, termasuk penumpang angkutan udara. “Dari sisi pelayanan, Jasa Raharja berkomitmen untuk memastikan negara hadir secara cepat dan tepat ketika terjadi kecelakaan transportasi. Namun, poin yang perlu saya tegaskan adalah kecepatan dan besarnya santunan bukanlah tujuan utama. Santunan adalah bentuk tanggung jawab negara ketika musibah terjadi, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi yang harus kita jaga bersama,” tambah Awaluddin. Sementara itu, Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menyampaikan bahwa komunikasi yang konsisten menjadi kunci dalam membangun budaya keselamatan. “Keselamatan harus terus dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk regulator, operator, akademisi, mahasiswa, dan media massa. Dengan demikian, kesadaran tersebut dapat tumbuh menjadi budaya bersama,” ungkapnya. Ia juga menegaskan pentingnya penerapan konsep just culture dalam dunia penerbangan, yaitu budaya keterbukaan dalam menyampaikan informasi keselamatan tanpa rasa takut, sebagai fondasi dalam memperkuat sistem pencegahan risiko. Jasa Raharja akan terus memperkuat program edukasi, integrasi data, serta sinergi lintas sektor dalam mendukung sistem keselamatan transportasi nasional. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan perlindungan masyarakat berjalan secara optimal. Dengan semangat melayani sepenuh hati, Jasa Raharja terus menghadirkan perlindungan yang terpercaya, humanis, dan berkelanjutan demi terwujudnya transportasi udara Indonesia yang aman dan berdaya saing.

7 February 2026
Surabaya, 7 Februari 2026 — Untuk memperkuat kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja mengikuti Apel Persiapan Pengamanan Lebaran 2026 yang diselenggarakan oleh PT Jasa Marga di Traffic Information Center Wilayah Timur, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan koordinasi stakeholder sekaligus mendukung keselamatan berkendara masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Di apel tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum., Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, serta Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi. Berbagai persiapan menyambut arus mudik dan balik Idulfitri 2026 telah dilakukan secara terpadu oleh seluruh stakeholder, baik dari ruas jalan sampai ke sarana dan prasarana lainnya. Survei lapangan juga dilakukan di ruas tol maupun jalur non-tol untuk memastikan kondisi jalan, rambu lalu lintas, rest area, dan fasilitas pendukung lainnya berada dalam kondisi optimal. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan kesiapan pengamanan selama periode Idulfitri 2026. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 2026 menjadi prioritas nasional yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. “Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan Operasi Keselamatan dan Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal. Kesiapan infrastruktur, pengamanan, dan manajemen lalu lintas menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa Jasa Raharja siap mendukung penuh seluruh rangkaian pengamanan Lebaran 2026 melalui sinergi berkelanjutan dengan kepolisian, pengelola jalan tol, dan instansi terkait. “Kami berkomitmen agar petugas Jasa Raharja di seluruh kantor wilayah dan cabang terus aktif berkoordinasi dalam mendukung pengamanan arus mudik dan balik. Tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko kecelakaan serta menekan fatalitas korban di jalan raya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa sebagai BUMN dan menjadi bagian dari Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui layanan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dengan tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. “Kami mengedepankan semangat melayani sepenuh hati dalam setiap pelayanan sebagai wujud kehadiran negara yang nyata, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di Indonesia,” tambahnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 15 unit kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) oleh PT Jasa Marga kepada Ditlantas Polda Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan operasional pengamanan lalu lintas. Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan peninjauan sejumlah ruas tol dan rest area di Jawa Timur untuk memastikan kondisi jalan, fasilitas pendukung, serta sistem pengamanan benar-benar siap menghadapi lonjakan arus kendaraan. Melalui sinergi dari para stakeholder terkait, diharapkan tercipta sistem manajemen lalu lintas yang semakin terintegrasi. Dukungan sarana operasional yang memadai akan memperkuat pengawasan, penanganan insiden, serta respons cepat di lapangan, sehingga keselamatan berkendara dapat terus ditingkatkan. Jasa Raharja akan terus mengambil peran aktif dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan untuk menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

6 February 2026
Jakarta, 6 Februari 2026 – Jasa Raharja menggelar Aksi Nasional ‘Glow Up Lingkungan: Bersih Itu Keren!’ secara serentak di seluruh Indonesia pada hari ini (6/2). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia dalam menciptakan lingkungan kerja dan ruang publik yang bersih, sehat, serta berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional berbasis kepedulian lingkungan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang diluncurkan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka penanganan persoalan sampah nasional secara terintegrasi. Program ini juga sejalan dengan semangat Asta Cita sebagai fondasi pembangunan nasional yang menekankan keberlanjutan lingkungan, kualitas hidup masyarakat, serta penguatan tata kelola pelayanan publik yang responsif. Aksi ‘Glow Up Lingkungan: Bersih Itu Keren!’ dilaksanakan di berbagai lokasi seperti di lingkungan kantor, area pelayanan publik seperti SAMSAT dan Samsat Keliling, serta ruang masyarakat lainnya. Seluruh kantor Jasa Raharja di Indonesia terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan melibatkan JR Muda sebagai penggerak utama, bersama pemangku kepentingan daerah, aparat kepolisian, komunitas lingkungan, mahasiswa, relawan, serta masyarakat sekitar. Selain kegiatan bersih bersih lingkungan, para peserta juga mengedukasikan tentang pengelolaan sampah dan mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. Di Bali, kegiatan dilakukan di kawasan pantai yang menjadi ikon pariwisata dan turut menginspirasi pengunjung untuk peduli pada kebersihan lingkungan laut dan pesisir. Sementara di Daerah Istimewa Yogyakarta, pelaksanaan aksi difokuskan di area wisata Malioboro, di mana relawan dan wisatawan terlihat aktif membersihkan area trotoar serta ruang publik sehingga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung. Rubi Handojo, Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. “Melalui Aksi Nasional ‘Glow Up Lingkungan: Bersih Itu Keren!’, Jasa Raharja ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang dapat memperbaiki kualitas ruang publik dan menumbuhkan kesadaran bersama. Kami berkomitmen terus hadir memberikan manfaat kepada masyarakat dengan semangat melayani sepenuh hati,” ujarnya. Selain berdampak pada lingkungan, program ini juga menjadi sarana penguatan nilainilai internal perusahaan, khususnya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kualitas. Hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh pemangku kepentingan. “Lingkungan kerja dan ruang layanan yang bersih dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat citra perusahaan sebagai institusi yang profesional dan bertanggung jawab, sehingga mempertegas komitmen bahwa negara hadir melalui layanan yang berkualitas,” tambah Rubi. Melalui Aksi Nasional ‘Glow Up Lingkungan: Bersih Itu Keren!’, Jasa Raharja menegaskan perannya sebagai institusi yang terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan mengintegrasikan kepedulian lingkungan, kualitas layanan, dan semangat kolaborasi, perusahaan berupaya memperkuat komitmen untuk terus melayani sepenuh hati demi Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

31 December 2025
Jakarta, 31 Januari 2026 – Jasa Raharja mendukung penguatan penanganan kecelakaan lalu lintas dan peningkatan keselamatan berkendara di Ruas Tol Jakarta–Cikampek, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, pada Kamis, 29 Januari 2026, Jasa Raharja turut hadir dalam peninjauan kesiapan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) 2 Selatan sebagai jalur alternatif strategis. Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono beserta jajaran direksi Jasa Marga, dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan publik serta memastikan negara hadir dalam pengelolaan keselamatan transportasi jalan tol. Peninjauan kesiapan Tol Japek 2 Selatan yang direncanakan difungsionalkan secara terbatas sebagai jalur alternatif strategis pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Peninjauan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, fasilitas seperti penerangan dan kamera pemantau, serta skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan, khususnya di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek. Dalam keterangannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana pengoperasian Tol Japek 2 Selatan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan keselamatan berkendara dan kelancaran mobilitas masyarakat. “Jasa Raharja mendukung pengoperasian Tol Japek 2 Selatan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Korlantas merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan perjalanan yang lebih lancar, aman, dan berkeselamatan. Sinergi ini juga memastikan kesiapan respons dan penanganan kecelakaan secara optimal, sehingga korban dapat ditangani cepat dan tepat pada Golden Periode penanganan guna menekan tingkat fatalitas.” ujarnya Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa Jasa Raharja juga akan membantu melakukan sosialisasi keselamatan dan informasi-informasi lainnya serta mendorong masyarakat untuk disiplin berlalu lintas agar para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Ruas Cipularang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan yang memerlukan dukungan fasilitas dan penanganan yang memadai. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa jalur fungsional Tol Japek 2 Selatan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas nasional. “Tol Japek 2 Selatan sangat strategis untuk memecah kepadatan, terutama arus balik dari Bandung menuju Jakarta. Hari ini kami memastikan kesiapan dari aspek keselamatan agar jalur ini dapat difungsikan dengan aman dan nyaman,” jelasnya. Sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan semangat melayani sepenuh hati. Dukungan terhadap penguatan infrastruktur dan rekayasa lalu lintas ini juga sejalan dengan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan melalui asuransi kecelakaan sekaligus menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Jasa Marga dan Korlantas Polri, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan berkendara dan pelayanan publik yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam setiap aspek perjalanan di jalan tol.

