/masking-variant-2
Sistem Manajemen Anti Suap

Insan Jasa Raharja Menolak Gratifikasi

banner Ultah

Banner

Perjalanan Aman Rasa Nyaman Dalam Genggaman

Layanan Pengaduan
Banner 2

Hadir Mewakili Negara Melindungi Anda

Layanan Santunan

Tugas Pokok Jasa Raharja untuk masyarakat

Jasa Raharja sebagai penjamin pertama Korban kecelakaan Lalu Lintas sesuai UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964

ticket-icon

Perlindungan Penumpang

Perlindungan Penumpang Angkutan Umum Resmi

ticket-icon

Perlindungan Pihak Ketiga

Perlindungan kepada pihak ketiga diluar kendaraan penyebab Kecelakaan

Sumber Dana
UU No.33 Tahun 1964
dan
UU No.34 Tahun 1964
ticket-icon

SWDKLLJ

Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

ticket-icon

IWKBU

Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum

ticket-icon

IWPU

Iuran Wajib Pesawat Udara

ticket-icon

IWKA

Iuran Wajib Kereta Api

ticket-icon

IWKL

Iuran Wajib Kapal Laut

29

Kantor Wilayah

63

Kantor Cabang

31

Kantor Pelayanan

Hubungi Kami

Berita Jasa Raharja

Jasa Raharja Pastikan Kesiapsiagaan Petugas di Jawa Timur lewat Peninjauan ke Pos Pelayanan Terpadu

Jasa Raharja Pastikan Kesiapsiagaan Petugas di Jawa Timur lewat Peninjauan ke Pos Pelayanan Terpadu

29/03/2026

Jakarta, 29 Maret 2026 – Jasa Raharja memastikan kesiapsiagaan layanan melalui kunjungan kerja Direktur SDM & Umum Rubi Handojo ke sejumlah Pos Pelayanan Terpadu di wilayah Jawa Timur dalam rangka menghadapi arus balik Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin pelayanan publik tetap berjalan optimal, khususnya dalam memberikan perlindungan dasar atas risiko kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026 tersebut, Rubi meninjau langsung beberapa Pos Pelayanan Terpadu, di antaranya di Karanglo Malang, Omah Jawa Magetan, serta Monumen Soerjo Madiun. Pos Pelayanan Terpadu merupakan hasil sinergi antara Kepolisian, kementerian, dan berbagai stakeholder terkait yang berperan penting dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Karakteristik arus mudik dan balik di Jawa Timur menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Data Polda Jawa Timur mencatat bahwa terjadi peningkatan jumlah pemudik ke Jawa Timur lewat semua moda transportasi, baik darat, udara, dan laut pada periode 13-24 Maret 2026. Terjadi peningkatan lalu lintas baik lewat jalur tol maupun arteri, mencapai 18 persen kendaraan yang masuk dan keluar dari Jawa Timur. Kenaikan penumpang transportasi udara mencapai 13 persen, tercatat di Bandara Juanda, Surabaya. Sementara itu, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencatat kenaikan penumpang sebesar 21 persen, sedangkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 21 persen.

Menariknya, lalu lintas di Jawa Timur umumnya tidak hanya padat saat arus mudik dan balik, tetapi juga mengalami peningkatan setelah Idulfitri, khususnya di kawasan wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan. Kondisi ini mendorong disiapkannya skenario pengamanan lanjutan guna mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat tersebut.

Sejalan dengan kondisi tersebut, peninjauan difokuskan pada kesiapan petugas Jasa Raharja, kelengkapan sarana pendukung, serta memastikan proses pelayanan santunan berjalan cepat, tepat, dan sesuai standar operasional. Hal ini menjadi bagian dari komitmen penerapan prinsip Zero Pending Claim, sehingga setiap korban kecelakaan dapat segera memperoleh haknya tanpa ada penundaan akibat birokrasi yang rumit dan berbelit.

Rubi menegaskan bahwa kesiapan di lapangan menjadi faktor kunci dalam memberikan pelayanan yang responsif. “Kami memastikan seluruh petugas Jasa Raharja siap siaga dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Pada momen arus balik, kecepatan layanan menjadi sangat krusial agar hak korban dapat segera terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong penguatan pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Kehadiran kami bersama stakeholder lainnya di Pos Pelayanan Terpadu merupakan wujud nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas Jasa Raharja mengedepankan nilai melayani sepenuh hati dengan pendekatan yang profesional dan humanis. Selain itu, koordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta fasilitas kesehatan terus diperkuat untuk memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan cepat dan terpadu. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Pos Pelayanan Terpadu di Jawa Timur dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan pelayanan publik dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus balik Idulfitri 2026. Sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan, Jasa Raharja akan terus memperkuat kualitas layanan dan memastikan setiap proses berjalan cepat, tepat, serta memberikan kepastian bagi masyarakat. 

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Pemudik pada Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni

Jasa Raharja Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Pemudik pada Arus Balik Idulfitri 2026 di Lintas Sumatera dan Merak–Bakauheni

28/03/2026

Palembang, 28 Maret 2026 — Jasa Raharja terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idul fitri 2026. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pemantauan kesiapsiagaan guna memastikan kesiapsiagaan operasional pada arus balik di lintas Sumatera, antara lain ke wilayah Banten, Lampung dan Sumatera Selatan, termasuk kondisi arus balik di Dermaga Penyeberangan Ferry Merak dan Bakauheni, oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan, yang dimulai sejak hari Selasa tanggal 24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja berperan memberikan perlindungan melalui perlindungan dasar bagi masyarakat yang korban kecelakaan. Kunjungan ini menjadi langkah untuk memastikan seluruh lini layanan berjalan optimal, khususnya dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus balik.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diawali dengan peninjauan kesiapan arus balik Idulfitri 2026 di lintas penyeberangan Merak–Bakauheni, Selasa (24/3), melalui kunjungan ke PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Merak. Harwan Muldidarmawan bersama jajaran meninjau langsung kesiapan pelayanan, mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, serta memastikan kelancaran operasional di titik krusial penyeberangan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyapa pemudik dan menyerap masukan secara langsung sebagai bagian dari penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan selama arus balik.

Setelah melakukan penyeberangan menggunakan Ferry, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan korban kecelakaan lalu lintas di RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung sebagai wujud empati dan kepedulian kepada para korban kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya Harwan Muldidarmawan juga menyapa para pemudik yang berada di Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bandar Lampung disertai penyerahan aksi simpatik kepada para pemudik. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelepasan pengawalan arus balik kendaraan roda dua bersama dengan Kasat Lantas Polresta
Bandar Lampung. Pengawalan dilakukan dari Posyanter Begadang V Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni. Hal ini merupakan wujud komitmen Jasa Raharja dan  seluruh stakeholder untuk memastikan keamanan dan kenyamanan arus balik pemudik yang menggunakan roda dua.

Peninjauan selanjutnya, Rabu (25/3), Harwan Muldidarmawan beserta Tim menuju Kota Pelambang melalui Jalan Tol Lintas Sumatera menuju Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) Talang Kelapa tepatnya di jalan Sukomoro KM 17 Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yang merupakan jalur lintas Palembang - Jambi yang sering mengalami kepadatan. Pada Posyanter ini terdapat tim yang memberikan layanan kesehatan dari dinas kesehatan, layanan bengkel kendaraan, toilet dan tempat istirahat yang aman, serta menyediakan informasi penting bagi pemudik, armada ambulance dan mobil derek sebagai antisipasi.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan kepada masyarakat. Posyanter ini menjadi salah satu titik krusial di Sumatera Selatan dalam mendukung koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh insan Jasa Raharja di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat. Momentum arus balik ini menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Harwan. Selain melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu, Harwan juga menjenguk korban kecelakaan yang sedang dirawat di RS Moh Hoesin Kota Palembang, Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Dalam kesempatan tersebut, Harwan menegaskan pentingnya implementasi program Zero Pending Claim, yaitu memastikan tidak adanya pengajuan santunan yang tertunda. Program ini merupakan wujud nyata dari prinsip negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan. 

“Kami terus mendorong agar setiap proses penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa adanya keterlambatan dalam penyerahan santunan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan prima dan empati sepenuh hati,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Banten, Lampung dan Sumatera Selatan semakin siap dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik. Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan dalam kesiapan operasional, tetapi juga dalam kecepatan dan ketepatan penanganan korban kecelakaan. 

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Catat Penurunan Jumlah Kecelakaan dan Fatalitas selama Idulfitri 2026, Rekayasa Lalu Lintas Ikut Berperan

Jasa Raharja Catat Penurunan Jumlah Kecelakaan dan Fatalitas selama Idulfitri 2026, Rekayasa Lalu Lintas Ikut Berperan

27/03/2026

Jakarta, 27 Maret 2026 — Jasa Raharja mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan dan fatalitas korban selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat 2026, penurunan tersebut dinilai tidak terlepas dari efektivitas penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one-way dan pengaturan distribusi kendaraan di sejumlah titik strategis.

Hal ini disampaikan dalam acara Pembukaan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas One Way Tahap II yang berlangsung di Command Center PJR KORLANTAS POLRI KM 29, Jumat (27/3), dan dibuka langsung oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor antara kepolisian, kementerian, dan BUMN, termasuk Jasa Raharja, dalam mewujudkan komitmen negara hadir dalam memberikan perlindungan dan pelayanan publik yang optimal selama periode Idulfitri 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa telah terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan angka fatalitas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Berdasarkan hasil pengecekan peristiwa kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat, terjadi penurunan fatalitas korban kecelakaan hingga 30,4%. Selain itu, jumlah peristiwa kecelakaan juga mengalami penurunan sebesar 5,3%,” ujar Agus.

Penerapan manajemen lalu lintas seperti sistem one way, contra flow, serta pengaturan distribusi kendaraan di jalur tol dan non-tol menjadi strategi utama dalam mengurai kepadatan kendaraan, sehingga perjalanan baik mudik maupun balik menjadi lebih aman dan nyaman. Langkah ini juga didukung oleh kehadiran petugas di lapangan, termasuk petugas Jasa Raharja, yang turut aktif dalam pemantauan dan penanganan kecelakaan lalu lintas.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menambahkan bahwa meskipun terjadi penurunan angka kecelakaan, perhatian tetap perlu diberikan pada dominasi kendaraan roda dua serta kecelakaan di jalan non-tol. 

“Kami mencermati bahwa peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua yang terjadi di jalur non-tol. Oleh karena itu, pengaturan distribusi lalu lintas dan kendaraan menjadi sangat penting agar arus balik dapat lebih terkendali dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” jelas Awaluddin.

Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan Jasa Raharja, perusahaan telah memastikan penyaluran santunan kepada korban kecelakaan berjalan dengan cepat dan tepat.

“Hingga saat ini, kami telah menyalurkan santunan kepada korban meninggal dunia maupun ahli waris dengan total nilai mencapai Rp11,9 miliar. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, serta memastikan bahwa hak korban terpenuhi secara optimal,” tambahnya.

Sebagai bagian dari BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Dengan semangat melayani sepenuh hati, berbagai langkah strategis dilakukan untuk memastikan kehadiran negara dirasakan dalam setiap layanan, khususnya pada momentum dengan mobilitas tinggi seperti Idulfitri. 

Keberhasilan menekan angka kecelakaan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara seluruh stakeholder, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keselamatan transportasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam melindungi masyarakat Indonesia.

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Perkuat Sinergi Pengamanan Arus Balik Idulfitri 2026 Lewat Pemantauan Bersama di Jasamarga Tollroad Command Center

Jasa Raharja Perkuat Sinergi Pengamanan Arus Balik Idulfitri 2026 Lewat Pemantauan Bersama di Jasamarga Tollroad Command Center

26/03/2026

Jakarta, 26 Maret 2026 – Jasa Raharja imengikuti kegiatan peninjauan arus balik Idulfitri 2026 yang berlangsung di Jasa Marga Toll Road Command Center KM 29, Bekasi, pada Rabu, 25 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan aspek keselamatan bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi hadir mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Peninjauan dilakukan melalui pusat kendali untuk memonitor kondisi arus kendaraan secara real time serta mengevaluasi penerapan rekayasa lalu lintas.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengendalian arus balik dilakukan berbasis indikator V/C ratio serta pemantauan intensif terhadap volume kendaraan.

Ia menjelaskan, “Per tadi malam ada 1.958.838 kendaraan yang masuk, dan tadi pukul 12.00 WIB bertambah sekitar 82.000 sehingga total 2.040.000 kendaraan sudah masuk Jakarta. Artinya masih ada sisa dari 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000. Inilah yang menjadi PR kita untuk diurai dalam kegiatan terkait puncak arus balik.”

Sigit juga menambahkan bahwa puncak arus balik tertinggi telah terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 malam dengan jumlah mencapai 256.338 kendaraan, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 223.163 kendaraan. Seiring dengan perkembangan kondisi di lapangan, rekayasa lalu lintas berupa one-way nasional juga telah disesuaikan menjadi one-way sepenggal.

“Namun demikian, kami tetap terus waspada. Apabila nanti terjadi bangkitan arus yang tinggi, kami akan menyesuaikan,” tambahnya.

Kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini menegaskan perannya sebagai bagian dari pelayanan publik yang mendukung keselamatan transportasi. Jasa Raharja merupakan BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan. Peran ini menjadi wujud nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada pengguna jalan.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa tren keselamatan selama periode siaga Lebaran menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama, yaitu 12 hari dalam Siaga Angkutan Lebaran. Tahun ini tercatat 228, dibandingkan 318 pada tahun lalu. Sampai dengan kemarin malam, kami telah memberikan santunan sebesar Rp11,2 miliar kepada 224 korban meninggal dunia yang telah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris,” ungkapnya.

Namun demikian, Awaluddin menegaskan bahwa faktor risiko masih perlu menjadi perhatian bersama. “Dominasi masih pada kendaraan bermotor roda dua, dengan penyebab utama seperti fatigue driving atau kelelahan pengemudi, karena jarak perjalanan yang panjang di atas 6–7 jam serta kondisi kendaraan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengoptimalkan kesiapan petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan serta memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat waktu. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Pada sisa periode arus balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan akan terus memantau hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran dari perjalanan masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian, kementerian, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor kunci dalam menjaga arus balik yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan.

Baca Selengkapnya
3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

25/03/2026

akarta, 25 Maret 2026 – Dalam rangka Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja terus memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas berjalan cepat dan tepat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke RS dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada Rabu (25/3), guna meninjau langsung pelayanan kepada korban kecelakaan. 

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan penanganan optimal sejak awal kejadian, termasuk melalui percepatan jaminan pembiayaan dengan penerbitan guarantee letter (GL) secara cepat dan terintegrasi di fasilitas kesehatan.

Sebagai instrumen utama pelayanan, GL berperan memastikan korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif. Melalui integrasi sistem digital antara Jasa Raharja, rumah sakit, dan kepolisian, proses verifikasi hingga penerbitan GL kini dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat, sehingga mempercepat respons penanganan korban di fase kritis.

Berdasarkan data internal Jasa Raharja, selama periode 13–24 Maret 2026, Jasa Raharja mencatat sebanyak 3.712 penerbitan GL, menunjukkan optimalisasi layanan berbasis digital yang semakin memperkuat kecepatan dan ketepatan penjaminan korban kecelakaan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa kecepatan pelayanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan peluang keselamatan korban. “Kehadiran kami di rumah sakit adalah untuk memastikan bahwa korban mendapatkan jaminan pelayanan tanpa kendala, sehingga fokus utama tetap pada penanganan medis. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, proses penjaminan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga mempercepat penanganan korban, khususnya pada kondisi kritis,” ujarnya.

Selain memastikan pelayanan di rumah sakit, Jasa Raharja juga terus memantau perkembangan data kecelakaan secara nasional. Berdasarkan data Korlantas Polri, pada periode 13–24 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.607 kejadian kecelakaan dengan total 4.769 korban, yang terdiri dari 228 korban meninggal dunia dan 4.541 korban luka-luka.

Tahun ini Jasa Raharja mencatat jumlah kecelakaan mengalami penurunan sekitar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan terdapat penurunan signifikan pada tingkat fatalitas, di mana jumlah korban meninggal dunia sebesar 28%.  Awaluddin menambahkan bahwa penurunan fatalitas ini tidak terlepas dari peran kecepatan penanganan korban yang didukung oleh sistem yang semakin terintegrasi.

“Penurunan fatalitas menunjukkan bahwa kecepatan penanganan korban, termasuk melalui penerbitan GL yang lebih cepat dan sistem yang terintegrasi, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan peluang keselamatan korban kecelakaan,” tambahnya.

Melalui Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran santunan, tetapi juga melalui transformasi digital dan penguatan kolaborasi dengan rumah sakit serta instansi terkait.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung sistem transportasi yang lebih berkeselamatan, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di setiap fase penanganan kecelakaan. 

Baca Selengkapnya
Pembukaan One Way Nasional Arus Balik Idulfitri 2026 Resmi  Dimulai, Jasa Raharja Himbau Masyarakat prioritaskan Keselamatan Pada Arus Balik

Pembukaan One Way Nasional Arus Balik Idulfitri 2026 Resmi Dimulai, Jasa Raharja Himbau Masyarakat prioritaskan Keselamatan Pada Arus Balik

24/03/2026

Semarang, 24 Maret 2026 — Jasa Raharja turut hadir dalam Pembukaan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik One Way Nasional Idulfitri 2026 yang berlangsung di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, pada Selasa, 24 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran arus balik sekaligus memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan, sebagai wujud negara hadir dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono.

One way nasional dari KM 414 Kalikangkung sampai dengan KM 70 Cikatama—merupakan upaya yang dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi pada puncak arus balik Idulfitri 2026 yang berlangsung pada 25-27 Maret 2026. Agar tidak terjadi bottleneck pada arah Jakarta, maka dilaksanakan penggunaan tol fungsional dan rekayasa lalu lintas.

Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa pembukaan one way nasional merupakan bagian dari upaya manajemen arus balik yang dilakukan pemerintah pada periode Idulfitri 2026.

“Manajemen arus balik ditujukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, dan dengan tetap menjaga keselamatan serta kenyamanan para pengendara selama perjalanan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras. Ini adalah bagian dari inovasi kita untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik Idulfitri 2026, baik melalui rekayasa lalu lintas maupun penyediaan berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa berbagai langkah yang diambil bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik.

“Masyarakat yang melaksanakan balik kami harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Oleh karena itu, manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, seperti fasilitas rest area dan pos pelayanan terpadu untuk beristirahat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas di kereta api, yang menjadi salah satu pilihan ternyaman. Kemudian ada juga fasilitas dari pemerintah yaitu WFA (work from anywhere) yang bisa digunakan untuk mengurai puncak arus balik,” ujar Sigit.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi perhatian khusus kepada rest area sebagai fasilitas penunjang di sepanjang jalur tol arus balik, khususnya di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan. Ia menjelaskan, “Perkiraan jumlah kendaraan pada puncak arus balik mencapai 285 ribu. Dengan jumlah ini, kami harapkan masyarakat dapat menggunakan jalan tol ini dengan baik, merencanakan kepulangan dengan baik, memanfaatkan rest area yang disediakan. Dapat saya sampaikan bahwa ada beberapa rest area yang diberlakukan buka tutup, yaitu rest area 62B dan 52B, dengan harapan supaya tidak Terjadi kepadatan seperti yang terjadi pada arus mudik tanggal 18 Maret lalu.”

Selain aspek lalu lintas dan infrastruktur, perhatian juga diberikan pada faktor kesehatan pengemudi sebagai bagian penting dari keselamatan perjalanan. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, “Pemerintah telah menyiapkan program cek kesehatan gratis bagi para pengemudi, baik kendaraan pribadi maupun umum, karena mereka paling menentukan keselamatan dari kendaraannya. Pesan kami juga, karena perjalanan masih panjang, kalau bisa setiap tiga jam berhenti di rest area. Pengemudi yang mengantuk dan letih adalah penyebab kecelakaan, salah satu masalah kesehatan dan keselamatan yang besar.”

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengungkapkan bahwa tren keselamatan selama periode mudik tahun ini menunjukkan perbaikan.

“Berdasarkan data bersama Korlantas Polri periode 13–23 Maret, terjadi penurunan jumlah kecelakaan sekitar 2%, dari 2.397 menjadi 2.349 kejadian. Yang paling signifikan adalah penurunan korban meninggal dunia hingga 27%, dari 294 menjadi 213 korban. Ini menunjukkan hasil kolaborasi seluruh stakeholder dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hingga 23 Maret 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp10,45 miliar kepada korban kecelakaan dengan mengedepankan program Zero Pending Claim. Program ini memastikan proses santunan berjalan cepat, tepat, dan transparan sebagai bagian dari komitmen asuransi kecelakaan Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan sepenuh hati.

Lebih lanjut, Awaluddin juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik dengan bijak. Ia menyarankan pemudik menghindari puncak arus balik, memanfaatkan periode 25–27 Maret 2026, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. “Keselamatan adalah prioritas utama. Lebih baik tiba sedikit lebih lama tapi selamat, daripada terburu-buru dan berisiko mengalami kecelakaan,” tegasnya.Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus berkomitmen melayani sepenuh hati dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, Jasa Raharja memastikan kehadiran negara dalam setiap momentum penting, termasuk arus balik Lebaran, guna menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Bersama Korlantas Polri Pastikan Kesiapan Arus  Balik Idulfitri 2026 demi Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

Jasa Raharja Bersama Korlantas Polri Pastikan Kesiapan Arus Balik Idulfitri 2026 demi Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

24/03/2026

Jakarta, 24 Maret 2026 — Jasa Raharja bersama jajaran Korlantas Polri melakukan peninjauan langsung ke Command Center Kilometer 29 pada hari ini (23/3/2026) guna memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran arus balik Idulfitri 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

Tinjauan tersebut diikuti oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana yang secara langsung memantau kesiapan sistem pengendalian lalu lintas serta sinergi antar pemangku kepentingan di lapangan. Command Center KM 29 menjadi salah satu titik strategis dalam pengelolaan arus kendaraan, khususnya pada periode puncak arus balik.

Koordinasi antara Korlantas Polri dan berbagai stakeholder, termasuk Jasa Raharja, terus diperkuat untuk memastikan implementasi rekayasa lalu lintas berjalan efektif. Berbagai skema seperti contraflow, one way, hingga sistem ganjil-genap telah disiapkan mengikuti kondisi di lapangan.

Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa keterlibatan aktif Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk mendukung keselamatan masyarakat selama periode Idulfitri 2026.

“Melalui kegiatan peninjauan ini, kami memastikan kesiapan personel dan sistem operasional di lapangan berjalan optimal. Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan seluruh stakeholder guna mengantisipasi lonjakan arus balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan berkeselamatan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima,” ujar Dewi.

Ia menambahkan bahwa dukungan Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada aspek koordinasi, tetapi juga mencakup kesiapan layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja yang siaga selama periode Idulfitri. Hal ini menjadi bagian dari implementasi prinsip negara hadir dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Sementara itu, pihak Korlantas Polri menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai mitra, termasuk Jasa Raharja, sangat penting dalam memastikan kelancaran arus balik Idulfitri 2026. Pengawasan intensif di titik-titik krusial, seperti jalur contraflow dan bahu jalan, terus dilakukan guna meminimalkan potensi hambatan di lapangan.

Korlantas juga memprediksi adanya dua gelombang puncak arus balik, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026. Untuk itu, seluruh personel dan sistem pemantauan akan dioptimalkan secara real-time guna merespons dinamika lalu lintas secara cepat dan tepat.

Setelah kunjungan di Command Center KM 29, Dewi Aryani Suzana melanjutkan kegiatan dengan berkunjung ke Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan RI. Dalam kesempatan tersebut, ia melakuka pemantauan langsung terhadap kesiapan lintas sektor serta memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Selanjutnya, Dewi juga melakukan pemantauan dan koordinasi di Kantor Pusat Jasa Raharja guna memastikan kesiapan internal perusahaan tetap optimal dalam mendukung kelancaran arus balik Idulfitri 2026.

Sebagai perusahaan yang mengedepankan nilai melayani sepenuh hati, Jasa Raharja terus berupaya menghadirkan layanan yang responsif dan terintegrasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas selama periode arus balik Idulfitri 2026.

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Catat Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas pada Periode Siaga Idul Fitri 2026

Jasa Raharja Catat Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas pada Periode Siaga Idul Fitri 2026

23/03/2026

Jakarta - Jasa Raharja mencatat adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Siaga Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–22 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan tren positif dalam upaya peningkatan keselamatan transportasi, khususnya dalam momen mudik dan arus balik. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode tersebut tercatat sebanyak 2.119 kejadian, menurun sekitar 2% dibandingkan periode yang sama pada Siaga Lebaran 2025 yang mencapai 2.179 kejadian.

Dari sisi korban, total korban kecelakaan pada periode Siaga Lebaran 2026 tercatat sebanyak 3.597 orang, juga mengalami penurunan sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.684 orang. Penurunan signifikan terlihat pada jumlah korban meninggal dunia yang tercatat sebanyak 190 orang, turun 28% dari tahun sebelumnya sebanyak 266 orang. Sementara itu, korban luka-luka tercatat sebanyak 3.407 orang, relatif stabil dengan penurunan tipis sebesar 0,3%.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode Siaga Lebaran 2026 merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor utama. 

“Pertama, adanya penguatan manajemen rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Korlantas Polri, termasuk pengaturan arus mudik yang lebih terdistribusi. Kebijakan work from anywhere yang telah diumumkan pemerintah jauh hari sebelumnya juga memberikan dampak signifikan dalam membantu pemerataan arus mudik tahun ini,” ujarnya.

Yang kedua, lanjut Awaluddin, adanya peningkatan kesiapan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalan arteri, serta fasilitas pendukung seperti rest area, Pos Pelayanan Terpadu yang turut membantu mengurangi tingkat kelelahan pengemudi selama perjalanan mudik.

Ketiga, intensifikasi kampanye keselamatan transportasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan seluruh stakeholder, termasuk Jasa Raharja, menurutnya juga memberikan kontribusi nyata. “Selain itu, kami juga melihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk berkendara secara lebih tertib dan berhati-hati,” tutup Awaluddin.

Hingga saat ini, kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua (R2), yang umumnya disebabkan oleh faktor kelelahan akibat kurangnya waktu istirahat, serta rendahnya kepatuhan dalam menjaga jarak aman. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena tingginya risiko fatalitas yang ditimbulkan.

Oleh karena itu, BUMN dan Danantara bersama 96 BUMN, termasuk Jasa Raharja, terus mendorong penurunan angka kecelakaan R2 melalui berbagai upaya preventif, salah satunya dengan mengalihkan ke moda transportasi umum yang lebih aman melalui program Mudik Gratis. Ke depan, diharapkan masyarakat semakin sadar untuk mengutamakan keselamatan dengan memilih moda transportasi yang lebih aman serta tetap disiplin dalam berkendara.

Lebih dari sekadar capaian angka, setiap penurunan fatalitas mencerminkan hadirnya negara dalam melindungi warganya. Jasa Raharja meyakini bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap nyawa yang terselamatkan merupakan wujud nyata dari pelayanan yang humanis, responsif, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut turut diperkuat melalui implementasi Zero Pending Claim, sebagai upaya memastikan setiap hak santunan korban kecelakaan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan. Hingga 22 Maret, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp9,5 miliar kepada 190 korban/ahli waris, sebagai wujud nyata kehadiran negara di saat yang paling dibutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen menghadirkan Mudik Nyaman Bersama dan Lebaran Nyaman Bersama, sebagai upaya menghadirkan perjalanan yang tidak hanya selamat, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya
Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

19/03/2026

Jakarta, 19 Maret 2026 – Ribuan pemudik diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan dalam program Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 yang dilepas secara simbolis di Stadion Aquatic Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Rabu, 18 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dikoordinasikan oleh Badan Pengaturan BUMN bersama berbagai perusahaan dalam ekosistem BUMN guna memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari IFG Group, Jasa Raharja turut mendukung pelaksanaan program Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 ini. Kehadiran Jasa Raharja diwakili oleh Direktur Utama Muhammad Awaluddin dan Direktur Keuangan Dwi Ary Purnomo yang mengikuti rangkaian kegiatan pelepasan peserta mudik bersama jajaran pimpinan IFG Group. 

Program Mudik Nyaman Bersama IFG Group menjadi salah satu bentuk kontribusi sektor BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 2026 sekaligus memperluas akses transportasi bagi masyarakat. Inisiatif ini juga mempertegas komitmen bahwa negara hadir melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan serta memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Sebagai holding asuransi dan penjaminan nasional, Indonesia Financial Group (IFG) melibatkan sejumlah anak perusahaan dalam pelaksanaan program mudik ini. Selain Jasa Raharja, turut berpartisipasi PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, PT Bahana Kapital Investa, serta PT Grahaniaga Tatautama.

Melalui program ini, IFG bersama seluruh anggota holding memberangkatkan 25.304 pemudik menggunakan dua moda transportasi, yakni 182 unit bus eksekutif dengan total sebanyak 7.804 pemudik dan 37 rangkaian kereta api dengan total 17.500 pemudik. IFG juga memberangkatkan satu unit bus eksekutif khusus bagi penyandang disabilitas yang membawa sebanyak 26 pemudik dengan tujuan Yogyakarta yang telah dimodifikasi untuk menghadirkan ruang yang lebih luas dan nyaman. Para pemudik disabilitas ini dapat didampingi oleh kerabat masing-masing.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung keselamatan perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antarperusahaan dalam ekosistem IFG Group.

“Program Mudik Nyaman Bersama IFG Group mencerminkan semangat kolaborasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jasa Raharja mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung dengan aman, nyaman, dan terlindungi,” ujarnya.

Awaluddin menambahkan bahwa perlindungan bagi para pemudik menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan program ini. Melalui dukungan berbagai perusahaan dalam IFG Group, para peserta mudik mendapatkan perlindungan perjalanan, termasuk melalui skema asuransi kecelakaan Jasa Raharja yang memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi umum.

Selain fasilitas transportasi, para peserta mudik juga memperoleh berbagai layanan pendukung seperti atribut mudik, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta fasilitas edukasi dan hiburan bagi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Berbagai layanan tersebut disiapkan untuk memastikan perjalanan para pemudik dapat berlangsung dengan lebih aman hingga tiba di kota tujuan.

Rangkaian kegiatan pemberangkatan diawali dengan sambutan dari jajaran pimpinan IFG dan pemangku kepentingan terkait, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis atribut mudik kepada perwakilan peserta, serta pelepasan armada bus secara seremonial yang menandai dimulainya perjalanan para pemudik menuju kota tujuan masing-masing.

Melalui partisipasi dalam program ini, Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan semangat perusahaan untuk melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terciptanya perjalanan yang lebih aman dan berkeselamatan bagi masyarakat Indonesia.

Baca Selengkapnya
asa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026, Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat

asa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026, Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat

18/03/2026

Jakarta, 18 Maret 2026 — Jasa Raharja menghadiri kegiatan pelepasan peserta program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang berlangsung di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, pada hari ini (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri 2026.

Program mudik gratis yang digagas oleh Polri ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat. Kehadiran berbagai kementerian dan lembaga dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat negara hadir melalui sinergi antara Kepolisian serta kementerian dan lembaga terkait, termasuk Jasa Raharja sebagai BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Acara pelepasan pemudik secara resmi dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, SH, M.Hum., serta Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi.

Pada tahun ini, program Mudik Gratis Polri Presisi memberangkatkan sebanyak 81 bus dengan total 4.009 pemudik yang akan menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh proses keberangkatan dilakukan dengan memastikan aspek keselamatan dan kesehatan para pengemudi serta penumpang melalui serangkaian pemeriksaan sesuai prosedur.

“Sebelum kita berangkatkan tentunya kita melakukan SOP untuk memastikan agar perjalanan utamanya pengemudi dalam kondisi sehat. Jadi kita melakukan pengecekan mulai dari tes urin, kemudian tes alkohol dan juga tes terkait dengan masalah penggunaan obat yang mungkin bisa membahayakan. Tadi Pak Menkes juga langsung menyaksikan,” ungkapnya.

Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi menyampaikan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif pemerintah dan Kepolisian dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi masyarakat selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

“Sebagai BUMN yang menjalankan mandat negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan, Jasa Raharja sangat mendukung berbagai inisiatif kolaboratif seperti program Mudik Gratis Polri Presisi ini. Sinergi antara Polri, kementerian terkait, dan berbagai BUMN menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Ariyandi.

Menurut Ariyandi, periode mudik Lebaran merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, berbagai langkah kolaboratif seperti program mudik gratis ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Prinsip kami adalah memberikan pelayanan yang responsif dan melayani sepenuh hati, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Melalui sinergi antara Kepolisian, kementerian terkait, dan berbagai lembaga termasuk Jasa Raharja, penyelenggaraan mudik tahun ini diharapkan dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi ini sekaligus mempertegas komitme bersama untuk menghadirkan sistem transportasi yang berkeselamatan serta memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan dapat terlindungi dengan baik.

Baca Selengkapnya

Load More

Video

Mudik Aman Berbagi Harapan

6 Mar 2026

Mudik Aman Berbagi Harapan

Melayani Sepenuh Hati

16 Dec 2025

Melayani Sepenuh Hati

Stay Safe, Heroes! Waspada di Jalan, Hindari Kecelakaan!

2 Dec 2025

Stay Safe, Heroes! Waspada di Jalan, Hindari Kecelakaan!

TETAP TAAT! Karena Jalan Dekat, Belum Tentu Selamat

2 Dec 2025

TETAP TAAT! Karena Jalan Dekat, Belum Tentu Selamat

Dari Luka ke Harapan: Semangat Hidup Pak Suryo dan Dukungan Jasa Raharja

2 Dec 2025

Dari Luka ke Harapan: Semangat Hidup Pak Suryo dan Dukungan Jasa Raharja

JASMIN - Pelindungmu Dari Masa Depan

2 Dec 2025

JASMIN - Pelindungmu Dari Masa Depan

Jasa Raharja: Negara Hadir Melindungi dan Melayani Sepenuh Hati

2 Dec 2025

Jasa Raharja: Negara Hadir Melindungi dan Melayani Sepenuh Hati

BUMN Berangkatkan Pemudik Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022

25 Nov 2024

BUMN Berangkatkan Pemudik Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022

Pelayanan Kecelakaan yang Terintegrasi

25 Nov 2024

Pelayanan Kecelakaan yang Terintegrasi

Cintai Diri Sayangi Negeri

25 Nov 2024

Cintai Diri Sayangi Negeri

Load More

x-followx-follow