/masking-variant-2
Kebijakan Mutu

my jasfren

Terima kasih atas Kepercayaan Anda

Catat Kinerja Positif, Perkuat Perlindungan untuk Masyarakat

 Arsip Tertata, Kinerja Terjaga

Fortune Southeast Asia 2025

Melayani Sepenuh Hati

Sistem Manajemen Anti Suap

Insan Jasa Raharja Menolak Gratifikasi

banner Ultah

Tugas Pokok Jasa Raharja untuk masyarakat

Jasa Raharja sebagai penjamin pertama Korban kecelakaan Lalu Lintas sesuai UU No. 33 Tahun 1964 dan UU No. 34 Tahun 1964

ticket-icon

Perlindungan Penumpang

Perlindungan Penumpang Angkutan Umum Resmi

ticket-icon

Perlindungan Pihak Ketiga

Perlindungan kepada pihak ketiga diluar kendaraan penyebab Kecelakaan

Sumber Dana
UU No.33 Tahun 1964
dan
UU No.34 Tahun 1964
ticket-icon

SWDKLLJ

Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

ticket-icon

IWKBU

Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum

ticket-icon

IWPU

Iuran Wajib Pesawat Udara

ticket-icon

IWKA

Iuran Wajib Kereta Api

ticket-icon

IWKL

Iuran Wajib Kapal Laut

29

Kantor Wilayah

63

Kantor Cabang

31

Kantor Pelayanan

Berita Jasa Raharja

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi

02/11/2026

BEKASI, 2 November 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus memastikan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk molen di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada 1 November kemarin. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Operasional Ariyandi, mengunjungi korban yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Juwita, Bekasi, Senin (2/11/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi korban, sekaligus memastikan pelayanan medis dan proses penjaminan berjalan dengan baik. Dalam kesempatan itu, jajaran direksi juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait penanganan korban dan kebutuhan pelayanan yang diperlukan. 

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa perusahaan memberikan perhatian serius terhadap penanganan seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Ia menegaskan, Jasa Raharja berkomitmen memastikan korban dan keluarga memperoleh pelayanan serta perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Prioritas kami adalah memastikan para korban yang masih menjalani perawatan mendapatkan penanganan medis dengan baik. Kami ingin memastikan kehadiran Jasa Raharja benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian,” ujar Awaluddin.

Sementara itu, Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk memastikan seluruh proses pelayanan kepada korban berjalan lancar. Termasuk pendataan dan verifikasi korban, kepastian jaminan biaya perawatan, hingga pemenuhan hak santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia. “Termasuk kunjungan kami hari ini adalah untuk memastikan korban luka-luka memperoleh jaminan biaya dan pelayanan perawatan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Jasa Raharja sebagai bagian dari ekosistem Danantara berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap tahapan pelayanan korban kecelakaan lalu lintas, melalui koordinasi lintas sektor dan pendampingan kepada masyarakat. Perusahaan juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. 

Baca Selengkapnya
Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

01/11/2026

BEKASI – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memberikan pelayanan terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk molen di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Dalam peristiwa tersebut, 6 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban lukaluka segera pulih. Ia menegaskan bahwa Jasa Raharja berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada seluruh korban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sejak menerima informasi kejadian, petugas kami telah bergerak melakukan koordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan pendataan serta proses penjaminan korban berjalan dengan baik,” ujar Awaluddin. 

Sebagai tindak lanjut, petugas Jasa Raharja Cabang Bekasi telah mendatangi lokasi kejadian bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Metro Bekasi Kota. Koordinasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai identitas korban penerbitan laporan polisi.

Selain itu, petugas Jasa Raharja juga melakukan kunjungan dan koordinasi ke RSUD Kota Bekasi, RS Juwita, dan RS Siloam Sepanjang Jaya, tempat para korban dievakuasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendata korban, memastikan kepastian jaminan, serta menyampaikan informasi terkait hak perlindungan kepada pihak keluarga korban.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, ahli waris yang sah dari korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp50 juta. Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka memperoleh jaminan biaya perawatan maksimal Rp20 juta per orang, yang dibayarkan langsung kepada rumah sakit tempat korban mendapatkan penanganan medis.

“Yang paling utama kami memastikan korban mendapatkan penanganan dan keluarga memperoleh informasi serta pendampingan yang diperlukan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pelayanan kepada korban dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Jasa Raharja akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk memastikan proses pendataan, penerbitan dokumen pendukung, serta penyaluran santunan dan jaminan biaya perawatan bagi korban yang berhak dapat berjalan sesuai ketentuan.

Jasa Raharja juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara. “Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kehati-hatian setiap pengguna jalan,” imbuh Awaluddin.

Baca Selengkapnya
Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas

Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas

31/10/2026

PADANG, 31 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Upaya ini menjadi perhatian serius mengingat kecelakaan lalu lintas tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi, terutama ketika menimpa masyarakat pada usia produktif.

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Dwi Ary Purnomo, menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Sumatera Barat, Rabu (28/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti kondisi korban kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat, khususnya rentang 25 hingga 54 tahun, menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan kecelakaan.

Berdasarkan data Jasa Raharja, terdapat 984 korban kecelakaan lalu lintas pada kelompok usia 25-54 tahun, dengan total santunan mencapai Rp19,19 miliar. Kelompok usia 25-29 tahun mencatat jumlah korban tertinggi, yakni 194 orang. Selanjutnya, kelompok usia 40-44 tahun sebanyak 169 orang, kelompok usia 45-49 tahun sebanyak 167 orang, dan kelompok usia 30-34 tahun sebanyak 161 orang. 

Selain gambaran korban berdasarkan kelompok usia, data penyaluran santunan Jasa Raharja di Sumatera Barat hingga September 2026 menunjukkan total sebesar Rp58,95 miliar. Jumlah tersebut terdiri atas santunan bagi korban meninggal dunia sebesar Rp25,31 miliar dan korban luka-luka sebesar Rp33,64 miliar. 

Dwi Ary mengatakan, dampak ekonomi akibat kecelakaan lalu lintas perlu menjadi perhatian bersama. “Kita harus menjadi bagian dari pencegahan kemunduran ekonomi nasional akibat maraknya angka kecelakaan di jalan raya. Gerakan budaya disiplin keselamatan berkendara ini akan kita masifkan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan gerakan edukasi dan kampanye keselamatan berkendara yang berkelanjutan, dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan transportasi. 
Dalam hal ini, Jasa Raharja mendorong penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperluas jangkauan edukasi dan membangun budaya disiplin berlalu lintas. Gerakan tersebut diharapkan tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau berbagai daerah hingga tingkat komunitas masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Jasa Raharja berharap kesadaran masyarakat terhadap risiko kecelakaan semakin meningkat. “Dengan demikian, upaya perlindungan tidak hanya dilakukan melalui pemberian santunan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga melalui penguatan langkah pencegahan agar semakin banyak masyarakat terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas,” imbuh Dwi Ary. 

Baca Selengkapnya
Diskusi dengan Forum Wartawan Perhubungan, Muhammad Awaluddin Paparkan Transformasi Peran Jasa Raharja

Diskusi dengan Forum Wartawan Perhubungan, Muhammad Awaluddin Paparkan Transformasi Peran Jasa Raharja

28/10/2026

JAKARTA, 28 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperluas perannya dalam mendukung keselamatan transportasi nasional. Tidak lagi hanya berfokus pada penyerahan santunan, perusahaan kini bergerak menuju peran yang lebih luas sebagai protection provider. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kontribusi Jasa Raharja dalam perlindungan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, dalam pertemuan dengan Forum Wartawan Perhubungan yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin memaparkan arah transformasi Jasa Raharja melalui tema Beyond Compensation: Membangun Ekosistem Keselamatan Transportasi Indonesia, yang mengusung semangat From Payer to Protector. From Protector to Predictor.

Menurut Awaluddin, perkembangan mobilitas masyarakat dan kompleksitas risiko transportasi menuntut sistem perlindungan yang semakin adaptif. “Transformasi dari administrative payer menjadi protection provider bukan berarti Jasa Raharja ingin mengambil alih peran regulator ataupun pemangku kepentingan lain. Kami justru ingin memberikan kontribusi yang lebih besar sesuai dengan mandat dan kapasitas yang kami miliki. Kami ingin hadir bukan hanya ketika kecelakaan sudah terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan dan
memperkuat perlindungan masyarakat,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Dalam ekosistem tersebut, setiap institusi memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing yang harus saling melengkapi. Jasa Raharja berupaya memperkuat kontribusinya melalui pemanfaatan data kecelakaan, edukasi keselamatan, peningkatan kualitas pelayanan korban, serta dukungan terhadap program-program keselamatan yang dijalankan bersama para pemangku kepentingan.

Komitmen tersebut tercermin dari berbagai program keselamatan transportasi yang telah dijalankan Jasa Raharja. Sepanjang Januari-September 2026, Jasa Raharja merealisasikan 6.098 program keselamatan transportasi melalui enam pilar intervensi, yakni meliputi edukasi dan sosialisasi, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, intervensi infrastruktur, inovasi teknologi, penelitian dan evaluasi, serta inovasi program. Kegiatan tersebut antara lain menyasar 875 titik rawan kecelakaan di berbagai wilayah Indonesia.

Di sisi lain, penguatan peran Jasa Raharja sebagai protection provider tetap bertumpu pada pelaksanaan mandat utama perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan. Sepanjang Januari hingga September 2026, Jasa Raharja telah memberikan pelayanan kepada 129.443 korban kecelakaan, yang terdiri atas 20.836 korban meninggal dunia dan 108.607 korban luka-luka.

Awaluddin menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan santunan tetap menjadi prioritas utama. “Namun, kami juga ingin melangkah lebih jauh. Ketika data dan pengalaman pelayanan yang kami miliki dapat dimanfaatkan untuk mendukung pencegahan kecelakaan, di situlah Jasa Raharja dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.  

Baca Selengkapnya
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan

28/10/2026

JAKARTA,28 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) mengajak seluruh insan perusahaan untuk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum memperkuat integritas, semangat perbaikan, dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yaitu “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

Pesan tersebut disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda tidak cukup dimaknai sebagai semangat kebangsaan semata, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, tanggung jawab, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Awaluddin, semangat persatuan yang ditunjukkan para pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bergerak bersama. Persatuan justru tercermin dari kesediaan setiap individu untuk mengesampingkan kepentingan kelompok dan berkontribusi bagi tujuan yang lebih besar. “Semangat kebangsaan pada akhirnya harus terlihat dari apa yang kita lakukan dan manfaat yang kita hadirkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai patriotik bagi insan Jasa Raharja tercermin melalui kesungguhan dalam menjalankan pekerjaan, menjaga integritas, serta memastikan setiap tanggung jawab menghasilkan manfaat nyata. Sementara itu, kegigihan diwujudkan melalui kemauan untuk terus belajar, memperbaiki cara kerja, membangun kolaborasi yang lebih kuat, serta memanfaatkan teknologi dan data untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Adapun empati, lanjutnya, berarti memahami bahwa di balik setiap proses pelayanan terdapat manusia dengan kebutuhan dan harapan yang harus diperhatikan. Karena itu, pelayanan kepada korban kecelakaan maupun keluarga yang ditinggalkan harus mengedepankan kecepatan, kepastian, dan kepedulian.

“Bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat kecelakaan, persoalan koordinasi internal bukanlah sesuatu yang seharusnya mereka tanggung. Bagi korban yang membutuhkan penanganan, kecepatan, kepastian, dan kepedulian bukan sekadar nilai tambah. Semuanya merupakan bagian penting dari pengalaman pelayanan yang mereka rasakan,” jelas Awaluddin.

Perkuat Kolaborasi

Awaluddin menekankan bahwa kualitas pelayanan tidak dapat dibangun oleh satu unit kerja saja. Diperlukan koordinasi yang baik dan kesediaan setiap bagian untuk saling mendukung agar masyarakat memperoleh pelayanan yang terpadu. Menurutnya, masyarakat tidak melihat batas antara kantor pusat, kantor wilayah, maupun unit kerja lainnya. Masyarakat melihat Jasa Raharja sebagai satu kesatuan.
Oleh karena itu, keberhasilan suatu bagian perlu diikuti dengan perbaikan menyeluruh agar tidak ada persoalan pelayanan yang tertinggal. “Keberhasilan satu bagian belum cukup apabila keseluruhan pelayanan masih menyisakan persoalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat perbaikan perlu menjadi bagian dari budaya kerja seluruh insan Jasa Raharja. Setiap individu diharapkan berani mengambil inisiatif, memahami persoalan secara mendalam, serta menyampaikan gagasan yang didukung dasar kuat dan mampu menghasilkan perbaikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam konteks tersebut, generasi muda memiliki ruang dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi tanpa harus menunggu jabatan. Di sisi lain, insan yang telah lebih dahulu berpengalaman diharapkan terus menjadi sumber pengetahuan dan teladan, sekaligus membuka ruang bagi generasi berikutnya untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Lebih lanjut, Awaluddin mengingatkan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Perbaikan dapat dimulai dari keberanian untuk menyelesaikan persoalan yang berlarut-larut, mengusulkan cara kerja yang lebih baik, serta menjalankan tanggung jawab dengan kualitas yang lebih baik dari hari sebelumnya.

Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk memperkuat komitmen dalam menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan kepedulian dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan sampai kita hanya mewarisi semangat para pemuda terdahulu sebagai cerita. Warisilah keberanian mereka sebagai tindakan,” tutup Awaluddin. 

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Hadapi Nataru 2026/2027

Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Hadapi Nataru 2026/2027

27/10/2026

Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung keselamatan transportasi nasional. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Persiapan Penyelenggaraan Masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (27/10/2026).  

Rapat tersebut dipimpin Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dan dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Arif Toha Tjahjagama, Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin, serta perwakilan kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan di sektor transportasi.  

Dalam arahannya, Aan Suhanan menekankan pentingnya antisipasi terhadap peningkatan mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kepadatan di jalur utama, kawasan industri, terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara. Karena itu, diperlukan pemetaan titik rawan, pengelolaan arus dan antrean kendaraan, penyiapan jalur alternatif, serta penyampaian informasi perjalanan yang cepat dan jelas kepada
masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Nataru. Operator transportasi perlu memastikan kelayakan sarana, kesiapan pengemudi dan awak, kepatuhan terhadap ketentuan kapasitas angkut, serta ketersediaan dan fungsi perlengkapan keselamatan.

Pemeriksaan kendaraan dan sarana transportasi pun perlu dilaksanakan secara konsisten, terdokumentasi, dan ditindaklanjuti sesuai temuan di lapangan.

Memperkuat Peran Jasa Raharja

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memperkuat kontribusi dalam ekosistem keselamatan transportasi. Menurutnya, peran Jasa Raharja tidak hanya berkaitan dengan penyerahan santunan ketika kecelakaan terjadi, tetapi juga dapat diperluas melalui langkah-langkah preventif dan kolaborasi dalam penanganan korban.

“Selama ini, Jasa Raharja dikenal dalam fungsi pembayaran santunan atau administrative payer. Ke depan, kami ingin memperkuat kontribusi sebagai protection provider. Artinya, kami tetap menjalankan mandat utama dalam memberikan perlindungan kepada korban, tetapi juga berupaya hadir lebih proaktif melalui kolaborasi dalam pencegahan kecelakaan, edukasi keselamatan, dan percepatan penanganan korban,” jelas Awaluddin.

Ia menegaskan, penguatan peran tersebut bukan berarti mengambil alih kewenangan stakeholder lain. Sebaliknya, Jasa Raharja ingin memastikan aspek perlindungan masyarakat dapat terintegrasi lebih baik melalui sinergi dengan seluruh pihak yang memiliki peran dalam penyelenggaraan transportasi.

Menurut Awaluddin, pendekatan kolaboratif diperlukan karena keselamatan transportasi tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja. Pencegahan kecelakaan, kesiapan sarana dan prasarana, respons cepat saat terjadi insiden, hingga penanganan korban, membutuhkan koordinasi yang berkesinambungan serta dukungan data dan informasi yang terintegrasi.

Dalam upaya pencegahan kecelakaan, Jasa Raharja mendorong penguatan intervensi pada titik-titik rawan kecelakaan atau black spot, termasuk melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menentukan lokasi prioritas dan bentuk penanganan yang sesuai. Selain pencegahan, Jasa Raharja juga menaruh perhatian pada percepatan penanganan korban kecelakaan, khususnya pada periode
krusial atau golden hour setelah insiden terjadi.

Jasa Raharja juga mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi MyJasfren yang memiliki fitur pelaporan kecelakaan. Informasi yang diterima dapat menjadi bagian dari upaya mempercepat koordinasi dan respons bersama, termasuk melalui dukungan komunitas masyarakat dan komunitas pengemudi. Dalam konteks ini, edukasi mengenai Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) juga menjadi perhatian,
agar masyarakat memahami tindakan awal yang tepat dan tidak memperburuk kondisi korban, terutama pada kasus cedera kepala.

Baca Selengkapnya
 Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Pelayanan kepada Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat

Jasa Raharja Gerak Cepat Berikan Pelayanan kepada Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat

25/10/2026

LAMPUNG, 25 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memberikan pelayanan terhadap seluruh korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan minibus dan truk Fuso di KM 198+100 A ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Minggu (25/10/2026). Dalam peristiwa tersebut, 6 orang meninggal dunia dan 4 lainnya mengalami luka.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan, Jasa Raharja melalui Kantor Wilayah Lampung terus berkoordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan korban mendapatkan penanganan serta perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.  

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kami juga berharap para korban yang mengalami luka-luka dapat segera pulih. Sejak informasi kejadian diterima, petugas Jasa Raharja telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk mendata korban, memantau penanganan medis, serta memastikan hak-hak korban dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ungkap Awaluddin.

Dalam musibah ini seluruh korban terjamin dalam lingkup jaminan UU No.34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Sesuai ketentuan, korban meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah. Sementara bagi korban luka-luka Jasa Raharja telah menerbitkan jaminan biaya perawatan hingga maksimal Rp20 juta.  

Saat ini, petugas Jasa Raharja Kanwil Lampung terus berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Lampung dan Satlantas Polres Tulang Bawang Barat. Termasuk mendatangi tempat kejadian perkara, serta mengunjungi dan mendata korban yang dirawat di RS Mutiara Bunda dan RS Griya Medika Dompet Dhuafa.  

Jasa Raharja akan terus memantau perkembangan penanganan korban dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses pelayanan serta pemenuhan hak korban berjalan sesuai ketentuan. Upaya ini merupakan komitmen Jasa Raharja sebagai bagian dari ekosistem Danantara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam ekosistem keselamatan transportasi. 

Baca Selengkapnya
Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

25/10/2026

Jakarta, 25 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat kesiapan perusahaan dalam menghadapi dinamika perekonomian dan tantangan bisnis pada 2027. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Economic Insights bertema “Review 2025–2026 and Outlook 2027: Strengthening Business Sustainability”, yang berlangsung secara hibrida di Ballroom Kantor Pusat Jasa
Raharja, Jakarta, dan melalui Zoom pada Kamis (22/10/2026).

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Dwi Ary Purnomo, menyampaikan pentingnya memahami perkembangan ekonomi dan pasar keuangan untuk mendukung perencanaan perusahaan. Pemahaman tersebut diperlukan untuk memperkuat penerimaan, memenuhi kewajiban santunan secara tepat waktu, serta menjaga ketahanan keuangan Jasa Raharja.

Dwi juga mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan wawasan dari pembahasan ekonomi dalam pelaksanaan tugas masing-masing. Hasil diskusi diharapkan menjadi masukan dalam memperkuat perencanaan dan langkah kerja perusahaan untuk mendukung keberlanjutan bisnis dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, pimpinan unit kerja kantor pusat, serta pimpinan kantor wilayah dan cabang Jasa Raharja di seluruh Indonesia ini menghadirkan Andry Asmoro, Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Andry Asmoro mengulas prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurutnya, perekonomian masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi global, perubahan kebijakan perdagangan internasional, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Andry juga menyoroti perkembangan daya beli dan kondisi kelas menengah sebagai bagian dari dinamika ekonomi yang perlu diperhatikan dunia usaha.

Bagi Jasa Raharja, perkembangan daya beli, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat menjadi perhatian dalam memperkuat strategi penerimaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pengelolaan Keuangan Berdasarkan Prinsip Kehati-hatian

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Keuangan juga menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan serta pentingnya menjaga keseimbangan antara penguatan penerimaan dan pemenuhan kewajiban santunan kepada masyarakat.

Jasa Raharja terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, meningkatkan efektivitas penerimaan, serta memperkuat manajemen risiko dan pengelolaan investasi untuk mendukung keberlanjutan pelayanan.

Selain membahas prospek pertumbuhan ekonomi dan daya beli, forum ini juga menyoroti perkembangan pasar keuangan. Pemahaman atas perkembangan tersebut mendukung pengelolaan investasi yang berhati-hati dan berkelanjutan.

Melalui Economic Insights, Jasa Raharja berharap dapat memperkuat keselarasan pemahaman seluruh jajaran manajemen dalam menghadapi tantangan bisnis 2027.

Hasil pembahasan diharapkan mendukung penguatan strategi dan tata kelola perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Selengkapnya
Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Hasan Syukur, Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan di Panglima Polim

Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Hasan Syukur, Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan di Panglima Polim

25/10/2026

JAKARTA, 25 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) telah menerbitkan jaminan biaya perawatan bagi Hasan Syukur, pengemudi ojek online yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026). Jaminan tersebut diberikan kepada RSUP Fatmawati untuk biaya perawatan dan pengobatan korban hingga maksimal Rp20 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.  

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa setelah menerima informasi kejadian, pihaknya langsung bergerak cepat. “Begitu menerima informasi mengenai kejadian ini dan mengetahui korban telah mendapatkan penanganan di rumah sakit, kami segera menerbitkan jaminan biaya perawatan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami ingin memastikan korban memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan, sekaligus memberikan kepastian mengenai penjaminan biaya perawatan hingga maksimal Rp20 juta,” ujarnya.

Selain menerbitkan jaminan, petugas Jasa Raharja Cabang Jakarta Selatan juga telah melakukan kunjungan langsung ke RSUP Fatmawati. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi Hasan Syukur, sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan proses pelayanan dan penanganan medis berjalan dengan baik.

Hasan Syukur menjadi korban kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil listrik di Jalan Panglima Polim, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026). Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami patah tulang kaki kiri dan luka lainnya sehingga harus mendapatkan perawatan di RSUP Fatmawati.

Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan. Koordinasi dengan rumah sakit serta pemantauan kondisi korban menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan hak korban ditindaklanjuti dengan baik. 

Baca Selengkapnya
Gerak Cepat, Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan bagi 11 Korban KMP Batumandi

Gerak Cepat, Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan bagi 11 Korban KMP Batumandi

21/10/2026

CILEGON,21 Oktober 2026 – PT Jasa Raharja (Persero) menerbitkan jaminan biaya perawatan bagi 11 korban insiden kebakaran KMP Batumandi yang menjalani perawatan di RS Krakatau Medika, Cilegon, Banten. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memastikan korban memperoleh pelayanan medis dan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Operasional, Ariyandi, menjenguk para korban di RS Krakatau Medika pada Selasa malam (20/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Hendra Kurniawan, serta jajaran pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan sekaligus memastikan penanganan medis berlangsung dengan baik.  

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada korban secara cepat dan tepat, termasuk memastikan proses penjaminan biaya perawatan berjalan sesuai ketentuan. “Kami menyampaikan doa dan empati atas terjadinya musibah ini. Semoga seluruh korban yang tengah menjalani perawatan segera dipulihkan seperti sedia kala,” ungkapnya.

Awaluddin menambahkan bahwa penerbitan jaminan biaya perawatan bagi 11 korban merupakan salah satu bentuk kehadiran negara melalui peran Jasa Raharja. Adapun, seluruh korban terjamin berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

“Prioritas kami adalah memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan dan proses penjaminan biaya perawatan berjalan dengan baik. Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan rumah sakit serta seluruh pihak terkait agar korban dapat berfokus pada pemulihan,” ujarnya.

Jasa Raharja akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan korban memperoleh pelayanan sesuai hak dan ketentuan yang berlaku. Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mengutamakan penanganan korban, mendukung proses pemulihan, serta menghadirkan pelayanan publik yang responsif dalam setiap situasi darurat. 

Baca Selengkapnya

Load More

Video

Mudik Aman Berbagi Harapan

6 Mar 2026

Mudik Aman Berbagi Harapan

Melayani Sepenuh Hati

16 Dec 2025

Melayani Sepenuh Hati

Stay Safe, Heroes! Waspada di Jalan, Hindari Kecelakaan!

2 Dec 2025

Stay Safe, Heroes! Waspada di Jalan, Hindari Kecelakaan!

TETAP TAAT! Karena Jalan Dekat, Belum Tentu Selamat

2 Dec 2025

TETAP TAAT! Karena Jalan Dekat, Belum Tentu Selamat

Dari Luka ke Harapan: Semangat Hidup Pak Suryo dan Dukungan Jasa Raharja

2 Dec 2025

Dari Luka ke Harapan: Semangat Hidup Pak Suryo dan Dukungan Jasa Raharja

JASMIN - Pelindungmu Dari Masa Depan

2 Dec 2025

JASMIN - Pelindungmu Dari Masa Depan

Jasa Raharja: Negara Hadir Melindungi dan Melayani Sepenuh Hati

2 Dec 2025

Jasa Raharja: Negara Hadir Melindungi dan Melayani Sepenuh Hati

BUMN Berangkatkan Pemudik Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022

25 Nov 2024

BUMN Berangkatkan Pemudik Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022

Pelayanan Kecelakaan yang Terintegrasi

25 Nov 2024

Pelayanan Kecelakaan yang Terintegrasi

Cintai Diri Sayangi Negeri

25 Nov 2024

Cintai Diri Sayangi Negeri

Load More

x-followx-follow